Suara.com - Sebuah iklan produk keju mendapat larangan penayangan di Inggris. Uniknya, larangan tayang bukan terjadi karena risiko bahaya yang ditimbulkan produk tersebut. Lalu karena apa?
Badan pengatur periklanan Inggris telah melarang iklan TV yang memperlihatkan anak perempuan memakan keju sambil menggantung terbalik karena dapat mendorong perilaku yang bisa membuat orang tersedak.
Iklan keju Dairylea itu –produk dari pabrik makanan ringan AS Mondelez– telah ditayangkan di layanan video-on-demand Inggris pada Agustus tahun lalu.
Dua anak perempuan berusia enam dan delapan tahun tampak menggantung terbalik di tiang gawang sepak bola. Mereka berbincang tentang ke mana makanan pergi jika tubuh menggantung terbalik. Salah satu anak kemudian makan sepotong keju Dairylea.
Otoritas Standar Periklanan Inggris (ASA) mengatakan anak-anak dapat meniru perilaku itu. Seseorang menyampaikan keluhan bahwa seorang kerabatnya yang berusia tiga tahun telah mengunyah makanan sambil menggantung terbalik setelah melihat iklan tersebut.
Mondelez mengatakan iklan itu ditujukan bagi para orang tua dan hanya ditayangkan pada program televisi untuk orang dewasa.
Anak-anak dalam iklan itu cukup dekat ke tanah agar aman apabila jatuh dan orang dewasa yang mengawasi mereka terlihat di latar belakang, kata produsen makanan itu.
Namun, ASA menyimpulkan bahwa hal itu bukanlah faktor yang cukup untuk mengurangi risiko dari bahaya.
Iklan keju Dairylea yang dilarang oleh Otoritas Standar Periklanan Inggris. [ANTARA]
Baca Juga: 4 Aplikasi Belajar Bahasa Inggris, Otodidak dan Nggak Perlu Repot Datang ke Tempat Kursus
Berita Terkait
-
Mikel Arteta Kirim Kode Keras, Arsenal Bakal Gila-gilaan di Bursa Transfer Januari
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Legenda The Blues Buka Suara: Ada Cerita di Balik Layar
-
Sunderland 'Raja Seri' Premier League? Raksasa Sekelas City pun Dipaksa Gigit Jari!
-
Statistik Liam Rosenior Calon Favorit Bos Chelsea Menggantikan Enzo Maresca
-
Fantastis, Kekayaan Harry Kane Tahun 2026 Tembus Lebih dari Rp2 Triliun
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan