Suara.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 meminta masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron.
Salah satu caranya adalah dengan disiplin menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat keluar rumah. Pesan yang sama juga ditujukan bagi para pelaku usaha.
Mengutip situs resmi Satgas COVID-19, pelaku usaha dan pemilik fasilitas publik wajib memastikan penggunaan PeduliLindungi dengan benar untuk mencegah orang positif lolos. Misalkan hanya menunjukkan status dari tangkapan layar atau menggunakan status orang lain.
Selain itu, fitur check in PeduliLindungi, dapat menunjukkan kapasitas pengunjung suatu tempat sehingga dapat dipantau dan dibatasi oleh pengelola bersama Satgas Fasilitas Publik 3M.
Masyarakat yang tengah berada di wilayah tersebut harus disiplin protokol kesehatan 3M dan tertib menggunakan PeduliLindungi. Serta dimohon tidak takut atau bahkan menghindari tes rapid atau PCR. Karena semakin cepat seseorang diketahui positif, justru mencegah penularan dan dapat ditangani sejak dini.
Selain menggunakan PeduliLindungi, pengendalian mobilitas agar kasus pada daerah hotspot tidak meluas juga perlu dilakukan. Terutama di wilayah aglomerasi seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dapat melindungi wilayah lain agar mencegah lolosnya orang positif yang dapat menaikkan kasus di daerah lain.
Tidak lupa juga masyarakat yang bepergian harus melakukan testing rapid antigen atau PCR sebagai penentu mobilitas yang aman. Sehingga masyarakat yang bepergian memastikan dirinya tidak terinfeksi.
Untuk itu alat testing dengan akurasi tinggi menjadi penting diupayakan. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah melakukan Pemeriksaan Mutu Eksternal berupa kalibrasi dan optimasi alat dan bahan setiap 3 bulan untuk menjamin akurasi alat yang digunakan.
Masyarakat juga dihimbau bijak memilih laboratorium pemeriksaan yang rutin melakukan kalibrasi dan hasilnya akurat.
Baca Juga: PPKM Level 3, Ini Penjelasan Lengkap Aturan Pembatasan Sosial dari Satgas COVID-19
Pengendalian mobilitas dari daerah hotspot ini, tidak hanya berlaku antar provinsi atau antar pulau, melainkan juga utamanya antar wilayah dalam area aglomerasi.
Sehingga pengecekan kelayakan pelaku perjalanan melalui scan PeduliLindungi, serta penegakan disiplin protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat pada setiap moda, baik melalui pesawat, kapal, maupun berbagai transportasi darat.
Berita Terkait
-
Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!
-
Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan
-
Kasus Covid-19 Naik di Negara Tetangga, DKI Imbau Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri
-
Covid-19 Mengintai Lagi? Begini Kondisi Terkini di Jakarta Menurut Dinas Kesehatan
-
PeduliLindungi Diblokir Komdigi usai Diretas Hacker Jadi Situs Judi Online
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan