Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari memberikan tips yang harus dilakukan apabila terinfeksi Omicron.
Menteri Kesehatan yang menjabat pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan, bahwa masyarakat patut curiga saat mengalami gejala seperti batuk kering, sakit tenggorokan, sakit kepala, hingga demam.
"Gejala omicron itu tidak khas, tetapi ada rasanya seperti masuk angin, sakit persendian," ujar Siti Fadilah dalam kanal YouTubenya dikutip suara.com, Rabu (9/2/2022).
Jika mengalami gejala itu, kata dia, sebaiknya periksa dan ingat kembali apakah selama 3 hari ke belakang bertemu dengan orang yang positif Covid-19.
Tapi jika merasa tidak ada orang di sekeliling yang positif Covid-19, atau tidak mengingat siapa saja yang ditemui, maka disarankan untuk lakukan tes PCR.
"Kalau Anda tidak bisa men-tracing sendiri dan ragu-ragu, Anda boleh tes PCR. Kalau positif kemungkinan Anda menderita Omicron, walaupun belum tentu, tapi tandanya udah jelas," kata dia.
Namun, Menkes Indonesia periode 2010-2014 itu juga berpesan, bahwa meski dinyatakan positif Covid-19, tidak lantas harus mendatangi rumah sakit minta diisolasi atau dirawat.
Ini karena sistem rumah sakit hanya bisa menerima pasien Covid-19 bergejala sedang hingga berat, yang benar-benar membutuhkan perawatan ICU hingga alat ventilator atau alat bantu pernapasan.
Tapi apabila gejalanya hanya batuk dan demam, ia menyarankan untuk menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah atau di isolasi terpusat yang disediakan pemerintah daerah setempat, selama minimal 5 hingga 10 hari.
Baca Juga: Mantan Menkes Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Cukup Dilawan dengan Obat, Tanpa Perlu Vaksin
"Kalau Anda terkena Omicron, maka Anda tidak perlu memenuhi rumah sakit, (karena) pemerintah sudah mempunyai program yang bagus sekali untuk masyarakat," tutup Siti Fadilah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang