Suara.com - Memiliki gigi rata tidak hanya membuat pemiliknya percaya diri tapi juga ada manfaat kesehatan di balik itu. Beberapa di antaranya ialah mencegah kerusakan gigi dan mulut
Ini karena gigi rata membuat pemiliknya lebih sering membersihkan gigi, sehingga kerusakan gigi bisa diminimalisir.
Hal ini diungkap Dokter Gigi sekaligus Co-Founder dan Chief Marketing Officer Rata, drg. Deviana Maria yang mengatakan bahwa gigi rata akan membuat pemiliknya merasa bahagia dan nyaman saat merawat gigi.
"Gigi rata itu pengaruhnya jadi lebih sehat, karena gigi nggak mudah bolong. Masalahnya kalau gigi nggak rata biasanya bersihinnya jadi lebih susah dan jadi lebih malas," ungkap Deviana dalam acara konferensi pers virtual, Rata #FirstSmileMatters, Kamis (10/2/2022).
Mirisnya, Deviana sering menemukan akibat malas membersihkan gigi inilah, memicu masalah gigi berlubang, semakin dalam dan menyebabkan komplikasi lainnya.
Selain itu, kata dia, gigi rata juga akan mempermudah air liur lebih mudah membersihkan gigi dari sisa makanan secara alami, sehingga kotoran lebih mudah keluar.
Sebaliknya apabila gigi tidak rata, kotoran yang harusnya keluar malah terselip dan menyebabkan kuman bersarang menjadi karang gigi.
"Jadi gigi rata itu, bagus untuk kesehatan gigi dan mulut," tegas Deviana.
Perlu diketahui, untuk meratakan gigi tidak ada batasan usia tertentu. Hanya saja, untuk usia paling muda pastikan gigi yang tumbuh semuanya sudah merupakan gigi tetap atau bukan gigi susu.
Baca Juga: 4 Kesalahan dalam Menyikat Gigi, Nomor 1 Sering Dilakukan
"Biasanya usia 11 atau 12 tahun, anak itu giginya sudah gigi tetap semuanya. Untuk usia paling tua, bahkan pasien saya ada yang berusia 75 tahun, yang saya tangani," tutup Deviana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia