Suara.com - Semua orang ingin memiliki umur panjang dan salah satu caranya adalah dengan menjalani gaya hidup sehat, seperti berolahraga, tidak merokok, dan membatasi asupan alkohol.
Kini, sebuah studi baru menunjukkan bahwa mengubah diet, atau pola makan, menjadi lebih sehat dapat memperpanjang umur hingga enam atau tujuh tahun pada orang paruh baya.
Sementara pada orang usia dewasa muda, dampak baik dari perubahan diet sehat itu meningkat hingga 10 tahun, lapor The Conversation.
Maksud dari diet sehat atau optimal di sini adalah asupan makanan yang mencakup kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, buah-buahan, dan lebih sedikit daging merah serta olahan.
"Makan makanan yang optimal dari usia 20 tahun akan meningkatkan harapan hidup lebih dari satu dekade (10 tahun) untuk wanita dan pria," tulis peneliti.
Sementara mengubah pola makan barat (sebagian besar berisi daging merah dan olahan) ke diet optimal di usia 60 tahun akan meningkatkan harapan hidup hingga 8 tahun, lanjut peneliti.
"Untuk usia 80 tahun, harapan hidup bisa meningkat hampir tiga setengah tahun," sambung mereka.
Namun, peneliti sadar bahwa tidak semua orang akan secara penuh mengubah pola makannya menjadi diet sehat.
Jadi, mereka tetap menghitung bagaimana jika seseorang berada di tengah-tengah antara pola makan optimal sengan pola makan khas barat.
Baca Juga: 5 Cara Menyenangkan untuk Menambah Peluang Umur Panjang, Salah Satunya Berhubungan Seks
Peneliti menemukan jenis diet tersebut masih bisa meningkatkan harapan hidup. Untuk usia 20 tahun, akan mendapat peningkatan hingga lebih dari 6 tahun untuk wanita dan lebih dari 7 tahun untuk pria.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa perubahan pola makan jangka panjang pada usia berapa pun berpotensi memberi manfaat besar untuk harapan hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan