Suara.com - Mencampur alkohol dengan ekstaksi ternyata bukan kombinasi yang bagus. Sebab, mengonsumsinya dapat menyebabkan masalah kesehatan hingga kematian.
Inilah yang terjadi pada 9 orang setelah meminum sampanye yang dicampur ekstasi di sebuah restoran Italia di Bavaria, Jerman.
Setelah menyeruput sampanye, mereka semua mulai kejang, pingsan, kram, dan gejala keracunan. Seorang pria berusia 52 tahun bahkan meninggal dunia ketika tiba di ruang gawat darurat.
Sementara 8 orang lainnya, yang umurnya antara 33 hingga 52 tahun, masih dalam kondisi kritis, lapor Insider.
Berdasarkan laporan bagian toksikologi, sampanye tersebut mengandung ekstasi 1000 kali dari dosis normal, menyebabkan minuman menjadi ungu.
Polisi tidak yakin apakah para peminum sengaja melakukannya atau tidak. Mereka juga sedang menyelidiki distributor sampanye tersebut dan apakah botol sampanye lain juga telah 'tercemar'.
Sebelumnya, diketahui bahwa botol sampanye biasa digunakan oleh para pengedar narkoba untuk menyelundupkan ekstasi, baik cair maupun pil.
Ekstasi, atau MDMD, merupakan narkoba yang memiliki efek merangsang dan halusinogen, dikenal untuk memperkuat sensasi dan menyebabkan euforia.
Menurut penelitian, obat ilegal ini dapat menjadi racun apabila digunakan dalam jumlah besar, tetapi tidak sampai mengancam nyawa.
Baca Juga: Profil Joan Mir, Pebalap MotoGP yang Keracunan Makanan di Mandalika
Meski begitu, ekstasi bisa memiliki interaksi fatal dengan obat lain dan mengarahkan pengguna dalam situasi berisiko yang mengakibatkan efek samping seperti dehidrasi parah.
Karena ekstasi dan alkohol diproses melalui hati, mencampur keduanya bisa berbahaya. Risikonya adalah tekanan darah tinggi, gangguan gerakan, hingga potensi overdosis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?