Suara.com - Mimpi seringkali terjadi dari pengalaman penghlihatan saat tengah terbangun. Pengalaman itu yang terkadang termanifestasi ke dalam mimpi.
Pertanyaannya kemudian, bagaimana dengan orang buta yang tidak bisa melihat. Apakah mereka juga bisa tetap bermimpi?
Dilansir dari Healthline, Jumat, (18/2/2022), orang buta dapat dan memang bermimpi, meskipun mimpi mereka bisa agak berbeda dari orang awas. Jenis bayangan yang dimiliki oleh orang buta dalam mimpi mereka juga dapat bervariasi, tergantung pada saat mereka kehilangan penglihatan.
Sebelumnya, secara luas diyakini bahwa orang buta tidak bermimpi secara visual. Dengan kata lain, mereka tidak “melihat” dalam mimpi mereka jika mereka kehilangan penglihatan sebelum usia tertentu.
Tetapi penelitian yang lebih baru menunjukkan orang yang buta, sejak lahir atau lainnya, masih dapat mengalami gambar visual dalam mimpi mereka.
Orang buta sebagian besar bermimpi tentang hal yang sama yang dilakukan orang awas.
Satu studi 1999 mengamati mimpi 15 orang dewasa buta selama dua bulan - total 372 mimpi. Para peneliti menemukan bukti yang menunjukkan bahwa mimpi orang buta sebagian besar mirip dengan orang yang melihat, dengan beberapa pengecualian:
- Orang buta memiliki lebih sedikit mimpi tentang kesuksesan atau kegagalan pribadi.
- Orang buta cenderung tidak bermimpi tentang interaksi agresif.
- Beberapa orang buta tampaknya lebih sering bermimpi tentang binatang, seringkali anjing penjaga mereka.
- Beberapa orang buta melaporkan lebih sering bermimpi tentang makanan atau makan.
Temuan lain dari penelitian ini melibatkan mimpi yang mencakup beberapa jenis kemalangan. Orang buta yang berpartisipasi dalam penelitian ini bermimpi tentang perjalanan atau kemalangan terkait gerakan sekitar dua kali lebih sering daripada orang yang terlihat.
Hal ini tampaknya menunjukkan bahwa mimpi orang buta, seperti orang yang memiliki penglihatan, dapat mencerminkan hal-hal yang terjadi dalam kehidupan mereka, seperti kekhawatiran atau kesulitan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Baca Juga: Tafsir Mimpi Buang Air Besar, Ternyata Ini Asal Muasal Datangnya Mimpi
Adalah umum untuk bertanya-tanya bagaimana orang yang berbeda mengalami mimpi. Banyak orang awas cenderung memiliki mimpi yang sangat visual, jadi jika Anda tidak buta, Anda mungkin bertanya-tanya apakah orang buta juga memiliki mimpi visual.
Teori tentang hal ini berbeda-beda, tetapi secara umum dianggap bahwa baik orang yang lahir buta (kebutaan bawaan) dan orang yang menjadi buta di kemudian hari memiliki gambaran visual yang lebih sedikit dalam mimpi mereka daripada orang yang tidak buta.
Penelitian menunjukkan orang buta yang kehilangan penglihatannya sebelum usia 5 tahun biasanya tidak melihat gambar dalam mimpi mereka. Menurut alur pemikiran ini, semakin di kemudian hari seseorang kehilangan penglihatan, semakin besar kemungkinan mereka untuk terus mengalami mimpi visual.
Orang dengan kebutaan bawaan juga lebih mungkin mengalami mimpi melalui rasa, penciuman, suara, dan sentuhan, menurut sebuah studi tahun 2014. Mereka yang menjadi buta di kemudian hari tampaknya memiliki lebih banyak sensasi sentuhan (sentuhan) dalam mimpi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal