Suara.com - Percobaan bunuh diri yang dilakukan model Ayu Aulia mengingatkan kita semua akan banyaknya kasus serupa di luar sana. Dan agar kasus ini tak lagi terjadi, perlu uluran tangan kita untuk membantu mereka yang menunjukkan tanda ingin bunuh diri.
Ayu Aulia sendiri ditemukan dengan mulut berbusa dan tangan tangan penuh sayatan berdarah di apartemennya di Jakarta Pusat. Ia ditemukan oleh Adhe, saudaranya, setelah mendobrak pintu kamar Ia sempat tidak sadarkan diri saat dibawa ke rumah sakit.
Percobaan bunuh diri seperti yang dilakukan Ayu Aulia sebenarnya bisa dicegah. Mengutip Into The Light, Rabu (23/2/2022), jika kita mendapatkan teman atau orang yang dikasihi menunjukan tanda ingin bunuh diri, maka pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan bertanya.
Membicarakan tentang keinginan bunuh diri dengan seseorang tidak akan memicu orang tersebut untuk bunuh diri. Justru, dengan menanyakan hal tersebut, akan memberi kesempatan bagi mereka untuk bercerita dan mengungkapkan perasaannya, sehingga dapat melepaskan perasaan negatif di dalam diri sekaligus mengurangi risiko seseorang mencoba melakukan bunuh diri.
Berikut ini adalah beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah seseorang yang punya keinginan bunuh diri untuk melakukan aksinya:
1. Siapkan Diri untuk Mendekatinya
Perlu diingat, ada kemungkinan mereka memiliki pandangan dan sikap mengenai bunuh diri yang berbeda, terutama jika mereka berasal dari latar belakang, budaya, dan agama yang berbeda.
Pastikan bahwa Anda sudah siap sebelum mendekati orang tersebut. Tanyakan pada pada diri sendiri beberapa pertanyaan untuk memastikan kesiapan diri.
Pertanyaannya seperti “Apakah kondisiku sedang baik?”, “Bisakah aku meluangkan waktu untuknya?”, dan “Apakah aku bersedia mendengarkan dengan tulus?”.
Baca Juga: 7 Fakta Percobaan Bunuh Diri Ayu Aulia: Putus dengan Zikri Daulay hingga Urusan dengan RO
Jika merasa tidak siap atau tidak mampu, sebaiknya jangan menawarkan bantuan. Sadari bahwa kemampuan kita terbatas. Carilah orang lain yang dianggap bisa.
Jika berhadapan dengan teman yang meminta bantuan tapi merasa tidak mampu, Anda bisa berkata, “Mohon maaf, kondisiku sedang tidak baik. Apakah ada orang lain yang kamu bisa hubungi?“
2. Mulai Percakapan
Bersikaplah tenang, dan katakan kepada mereka bahwa Anda peduli dengan kondisinya, dan ingin menawarkan pertolongan. Katakan, "Kamu tidak terlihat seperti biasanya belakangan ini. Apa yang terjadi?"
Atau, bis ajuga dengan mengatakan, "Aku khawatir dengan kondisimu yang [...]. Apakah kamu baik-baik saja?"
Jika ia menolak berbicara pada saat itu, hargai pilihannya. Anda bisa mengatakan hal seperti, “Kamu bisa menghubungi aku jika kamu mau cerita nanti.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya