Suara.com - Jepang merupakan salah satu negara dengan populasi lansia terbesar di dunia. Masyarakat Jepang yang berusia di atas 100 tahun jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun, dan mencapai 85.510 orang pada tahun 2021. Dan sebuah survei baru-baru ini terhadap 100 centenarian (seseorang yang telah hidup yang diyakini berumur 100 tahun) sehat, yang tidak terbaring di tempat tidur atau di rumah sakit, mengungkap rata-rata
usia mereka adalah 101,45 tahun.
Dilansir dari Nippon, survei dilakukan oleh perusahaan Q'Sai, di mana mereka mewawancarai 100 orang berusia di atas 100 tahun (tidak termasuk mereka yang terbaring di tempat tidur atau di rumah sakit) dan anggota keluarga mereka, untuk meneliti kondisi kehidupan para lansia yang sehat. Survei untuk tahun 2021 ini diadakan antara Mei dan Juli.
Ketika ditanya tentang rahasia umur panjang, jawaban paling umum yang diberikan oleh lebih dari setengah responden (51 orang) adalah terkait dengan pola makan, di antaranya “makan apa saja, suka atau tidak suka”, serta "makan banyak sayuran."
Tiga makanan teratas yang dimakan oleh para centenarian Jepang setiap hari adalah nasi (59 orang), sayuran (45 orang), dan produk susu (25 orang). Banyak yang membiasakan makan untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan tubuh mereka —nasi untuk energi, sayuran untuk sumber vitamin dan mineral, dan produk susu untuk kalsium yang memperkuat gigi dan tulang.
Banyak responden menggunakan metode yang berbeda untuk meningkatkan jumlah sayuran yang mereka makan, misalnya dengan cara merebus agar lebih mudah dikunyah dan dibuat jadi jus dan sup.
Rata-rata usia sebenarnya dari seratus orang yang disurvei adalah 101,45. Responden juga ditanya berapa usia yang mereka rasakan dalam diri mereka, dan mereka yang berolahraga lebih dari 30 menit sehari menjawab bahwa rata-rata mereka memiliki perasaan usia fisik 89,9 tahun dan perasaan usia mental 83,3 tahun. Kedua usia ini 10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan