Sedanhkan sel darah merah tipe O dapat ditransfusikan ke 8 subkelompok, yang menjadikannya golongan darah universal yang selalu dibutuhkan untuk transfusi darurat.
Terlebih lagi, golongan darah O adalah yang paling aman untuk bayi baru lahir yang sistem kekebalannya belum berkembang.
2. Orang dengan golongan darah O hanya dapat menerima golongan darah O
Orang dengan golongan darah O+ dapat menerima darah dari orang yang bergolongan darah O+ dan O, sedangkan mereka yang bergolongan darah O hanya dapat menerima golongan darah O yang sama.
Dalam keadaan darurat ketika darah tipe O kekurangan persediaan, dapat diganti dengan darah tipe O+.
3. Risiko Kesehatan
Menurut para ilmuwan, ada beberapa cara di mana biokimia darah menentukan kesehatan kita.
Meskipun pengaruh golongan darah terhadap kesehatan kita masih dalam penelitian, ada teori-teori tertentu tentang risiko dan manfaat kesehatan bagi orang-orang dengan golongan darah yang berbeda.
Secara khusus, orang dengan golongan darah O dapat lebih rentan terhadap beberapa infeksi bakteri dan virus daripada golongan darah lain, termasuk yang parah seperti wabah, kolera, gondok, dan TBC.
Baca Juga: 5 Kepribadian Pemilik Golongan Darah O, Seperti Baby A Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah
4. Manfaat kesehatan
Orang dengan golongan darah O memiliki risiko paling rendah terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dengan orang dengan golongan darah A, B, dan AB.
Studi menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah non-O memiliki risiko 25% lebih tinggi terkena kanker pankreas dibandingkan orang dengan golongan darah O.
Terlebih lagi, orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit peredaran darah dan gangguan kognitif. Namun, menjaga gaya hidup sehat dan mengelola faktor risiko kesehatan sangat penting untuk menghindari penyakit, apapun golongan darah yang Anda miliki.
5. Golongan darah O dan diet
Kamu mungkin pernah mendengar tentang apa yang disebut "diet golongan darah" yang mengklaim bahwa mengonsumsi produk tertentu yang cocok dengan golongan darahmu akan membantumu tetap bugar dan sehat.
Terlepas dari popularitasnya yang besar, diet golongan darah tidak memiliki bukti ilmiah dan tidak diakui secara universal.
Ahli gizi menyarankan bahwa lebih baik mengikuti diet yang dipersonalisasi dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan pribadimu daripada diet yang terkait dengan golongan darahmu .
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat