Suara.com - Selisih paham antara menantu dan mertua sejatinya bukan hal yang asing untuk dijumpai. Biasanya konflik dipicu oleh beberapa hal, termasuk cara mengasuh anak.
Hal inilah yang dipermasalahkan seorang pengirim menfess anonim di akun Twitter @askrlfess. Pengirim menfess mengungkap rasa kesal karena mertuanya yang dianggap tidak becus dalam mengasuh anaknya.
"Lagi nitip anak sama mertua, minta tolong di kasih sarapan," ujar pengirim menfess, seperti dikutip Suara.com pada Jumat (4/3/2022).
Namun sang anak ternyata terlalu aktif hingga berdiri di kursi makan ketika sedang disuapi. Siapa menyangka bayi yang masih berusia sembilan bulan itu malah diejek oleh kakeknya.
"Eh sama mertua laki gue dibilang 'duduk dulu, oon banget sih'. Wah gila gue jadi emaknya aja ga pernah ngomong gitu ke anak sendiri. Kalo bercanda doang, anak 9 bulan belum ngerti apa-apa udah diomongin kaya gitu," keluh sang ibu.
Rupanya ejekan terhadap anak ini bukan satu-satunya hal yang dikeluhkan sang ibu. Ia juga mempermasalahkan sikap ayah mertua yang tidak mendengarkan permintaannya agar jangan memainkan kepala cucunya.
"Udah gitu pernah gue kasih tahu jangan 'head shake anak bayi, nanti bisa nyebabin pendarahan otak', eh dia malah jawab 'ga ada hubungannya, dulu anak papa digituin masih sehat aja'," ungkapnya.
"Gue balikin lagi 'ya itu anak papah masih terselamatkan, kan anak saya nggak tahu'," imbuh ibu itu lagi.
Kisah ini bukan hanya membuat sang ibu mendidih, warganet yang membacanya juga ikut merasa emosional. Namun warganet seketika kehilangan rasa simpatinya lantaran membaca kalimat penutup curhatannya tersebut.
"Koncoooollll banget emang pemikiran orang yang sekolah tamatan SD doang," pungkas pengirim menfess tersebut.
Warganet mempermasalahkan sang ibu yang malah berbalik merendahkan tingkat pendidikan orang lain. Malah mereka menilai curhatan sang ibu yang turut merendahkan orang lain tidak ubahnya dengan sikap ayah mertuanya.
"Curhatnya stop sampe situ aja, gausah meremehkan orang lain juga," kata warganet, menekankan pada tidak perlunya ejekan sang ibu terhadap tingkat pendidikan mertuanya.
"Tapi menurutku, mau tamatan apapun, kalo karakter orangnya jelek ya parenting nya juga jelek nder," tutur warganet lain.
"Tadinya aku mau bersimpati sama kamu. Tapi statement terakhir kamu kok jahat banget wkwk ga bisa dong menyamaratakan kayak gitu. Jahat banget ketikan kamu nder," ujar warganet.
"Maaf, terus apa bedanya kalo kamu yang notabenenya berpendidikan tinggi tapi ngerendahin pendidikan orang. Jangan sampe ya kelak ngajarin hal yang sama ke anakmu," kata warganet.
Berita Terkait
-
Viral Lurah Kepek Curhat Anaknya Alami Sesak Napas Tapi Tak Dilayani dengan Baik di RSUD Wonosari, Begini Kronologinya
-
9 Potret Mertua Bule Titi Kamal, Momen Langka Setelah Lama Tak Bertemu
-
Viral, Oknum Guru Mesum di Toilet Musala, Berakhir Damai?
-
Viral Pemuda Ini Dijewer Pengendara Berseragam TNI Gegara Geber Motor, Netizen: Auto Keder Motornya Jadi Beat
-
Detik-detik Pria Terjungkal saat Alat Swab Masuk Hidung, Benda Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik