Suara.com - Setiap wanita memiliki ukuran dan bentuk vagina yang berbeda-beda. Vagina adalah organ intim wanita yang berupa tabung dengan panjang sekitar 8 cm yang mengarah dari leher rahim dan turun ke vulva.
Vagina bisa membantu kita dalam segala hal, termasuk hubungan seks, menstruasi hingga melahirkan secara normal.
Tapi, semua wanita perlu tahu bahwa beberapa tanda-tanda pada vagina bisa mengindikasikan suatu kondisi kesehatan.
Berikut ini dilansir dari The Sun, beberapa tanda peringatan pada vagina yang perlu diperhatikan.
1. Vagina gatal dan terasa terbakar
Jika Anda mengalami sensasi terbakar atau gatal pada vagina, itu bisa disebabkan oleh bubuk atau sabun cucian yang digunakan untuk membersihkan CD. Tapi, ini juga bisa disebabkan oleh sabun mandi.
NHS sendiri mengatakan vagina gatal bisa menjadi tanda vaginitis. Selain itu, gatal pada alat kelamin juga bisa disebabkan oleh mencukur atau mengoleskan krim atau larutan tertentu.
Beberapa penyebab gatal yang paling umum termasuk infeksi jamur, kutu, eksim dan infeksi menular seksual.
"Gatal dapat menjadi bagian dari masalah kulit umum, seperti eksim. Ini juga bisa menjadi tanda kondisi lain, seperti lichen sclerosus," kata Dr Suzy Elneil, konsultan uroginekologi dan uroneurologi di University College Hospital, London.
Baca Juga: 5 Hal Jitu Pencegah Insomnia dan Kapan Harus ke Dokter
2. Keputihan
NHS menyatakan keputihan adalah hal yang normal terjadi. Tapi, ekstur serta jumlah keputihan dapat bervariasi sepanjang siklus menstruasi Anda.
Jika keputihan terlihat berbeda dari biasanya, seperti berubah warna atau berbau. Kondisi itu bisa menjadi tanda infeksi, sehingga segera temui dokter.
3. Benjolan
Vulva Anda memiliki sejumlah kelenjar, termasuk kelenjar minyak sehingga Anda mungkin mengalami benjolan kecil seiring waktu.
Benjolan ini juga bisa menjadi tanda infeksi menular seksual, seperti kutil kelamin dan herpes genital.
Jika Anda mengalami kutil kelamin, kemungkinan benjolannya kecil dan berwarna seperti daging. Benjolan juga bisa disebabkan oleh penggunaan pisau cukur untuk mencukur rambut.
4. Vagina berbau
Setiap orang memiliki bau vagina yang berbeda-beda. Dr Elneil mengatakan bau vagina bisa berubah pada waktu yang berbeda dari siklus reproduksi dan tidak selalu tanda infeksi.
Kecuali, bila Anda mencium bau tembaga dari vagina. Bau ini biasanya disebabkan oleh darah atau Anda segera menstruasi.
5. Haid tidak teratur
Menstruasi yang tidak teratur tidak selalu merupakan tanda masalah kesehatan. Ada banyak penyebab berbeda dari menstruasi yang tidak teratur, salah satunya pubertas.
Saat Anda pertama kali menstruasi, Anda mungkin akan mengalami ketidakteraturan pada 1-2 tahun pertama. Haid juga tidak akan teratur bila menjelang menopause, yang biasanya terjadi antara usia 45 dan 55 tahun.
NHS menyatakan bahwa kehamilan dini juga dapat menjadi penyebab menstruasi yang tidak teratur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia