Suara.com - Setelah gelombang besar penularan Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu, kini dunia harus kembali direpotkan dengan menghadapi badai varian Omicron. Varian ini juga yang diduga menyebabkan banyak kasus reinfeksi Covid-19 yang terjadi, tak hanya di Indonesia tapi juga dunia.
Tapi sebenarnya apa yang dimaksud dengan reinfeksi Covid-19 ini? Mengapa hal ini bisa terjadi? Golongan masyarakat mana yang rentan pada reinfeksi dan bagaimana pencegahannya?
Reinfeksi Covid-19
Reinfeksi Covid-19 sendiri merupakan kondisi di mana seorang yang pernah positif Covid-19, kemudian sembuh, namun kemudian tertular kembali setelah beberapa waktu. Kondisi ini bisa menyerang orang yang sudah divaksin lengkap, sebagian, hingga yang tidak divaksin.
Tentu ini menimbulkan pertanyaan, mengapa bisa sampai terjadi? Bukankah setelah terkena Covid-19, tubuh akan memiliki kekebalan terhadap virus ini? Apa yang terjadi dengan vaksinasi yang dilakukan?
Kenapa Bisa Terjadi Reinfeksi?
Setelah kurang lebih dua tahun pandemi ini terjadi, peneliti terus melakukan pendalaman pada perilaku dari virus ini sendiri. Yang bisa diketahui dengan pasti adalah bahwa virus ini terus bermutasi, dan membentuk varian baru dengan karakter yang sedikit berbeda.
Serangan varian Omicron, diduga jadi penyebab utama terjadinya reinfeksi. Hal ini diprediksi karena varian ini sudah bermutasi sedemikian rupa, sehingga lebih mudah menempel dan menular pada orang yang bahkan pernah terjangkit Covid-19.
Apa ini berarti vaksinasi juga tak membawa pengaruh besar? Justru secara logis, setelah mendapat vaksin daya tahan tubuh akan meningkat pesat. Masih ada resiko tertular, namun persentasenya sangat kecil. Tentu, efek lain yang tak kalah signifikan adalah gejala atau akibat yang timbul setelah terinfeksi virus, yang semakin hari menjadi semakin ringan.
Baca Juga: Kasus Penularan Masih Fluktuatif, Gubernur Khofifah Imbau Tetap Waspadai Covid-19
Kaum Rentan Reinfeksi Harus Waspada
Reinfeksi sendiri bisa menyasar siapa saja. Namun menurut penelitian, kaum paling rentan adalah kelompok masyarakat yang belum menerima vaksin lengkap, kelompok masyarakat usia lanjut, dan orang-orang yang berada dalam kondisi tubuh tidak prima.
Faktor lain yang tak boleh dikesampingkan adalah penerapan protokol kesehatan yang di beberapa daerah mulai sedikit kendor. Hingga saat ini, protokol kesehatan tetap perlu diterapkan karena terbukti efektif dalam mengendalikan laju penularannya.
Pencegahan dan Upaya Meminimalisir Resiko
Nah untuk pencegahan dan upaya meminimalisir resiko ternjadinya reinfeksi Covid-19, Anda bisa lihat cara sederhana berikut ini.
- Jaga kondisi tubuh tetap sehat dan prima
- Jaga asupan nutrisi harian
- Terapkan protokol kesehatan ketat kapanpun dan dimanapun
- Menerima dosis vaksin Covid-19
- Terapkan pola hidup sehat
Itu tadi sedikit informasi mengenai reinfeksi Covid-19 yang mulai banyak terjadi di Indonesia. Semoga berguna, dan semoga sehat selalu!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak