Suara.com - Otoritas Kesehatan di Korea Selatan melaporkan adanya penurunan kasus COVID-19 harian, meski masih terhitung tinggi.
Korea Selatan melaporkan 327.549 kasus baru COVID-19 pada Rabu (9/3), turun tipis dari 342.438 kasus pada hari sebelumnya.
Total kasus di negara itu kini menjadi 5.539.650, kata Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA).
Lonjakan kasus baru-baru ini dipicu oleh infeksi di wilayah metropolitan Seoul ketika varian Omicron menyebar.
Dari kasus baru pada Rabu, 66.859 kasus dilaporkan di Seoul. Provinsi Gyeonggi dan kota pelabuhan barat Incheon masing-masing melaporkan 88.141 dan 21.974 kasus.
Virus corona juga mengganas di wilayah-wilayah selain metropolitan, dengan jumlah kasus baru di daerah luar ibu kota sebanyak 150.516 atau 46 persen dari total kasus lokal.
Dari kasus baru itu, tercatat pula 59 kasus impor sehingga totalnya menjadi 30.023 kasus.
Jumlah pasien dengan COVID-19 serius mencapai 1.113 orang, bertambah 26 dalam sehari.
Otoritas juga mencatat 206 kematian baru akibat COVID-19, sehingga secara keseluruhan ada 9.646 korban jiwa, dengan tingkat kematian sebesar 0,17 persen.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 10 Maret: Positif 3.546, Sembuh 3.697, Meninggal 18
Korsel sudah menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada 44.888.313 orang atau 87,5 persen dari total populasinya.
Jumlah penerima dosis ke-2 vaksin COVID-19 mencapai 44.407.520 orang atau 86,5 persen dari jumlah penduduk, sedangkan jumlah penerima dosis ke-3 mencapai 31.919.282 orang atau 62,2 persen. [ANTARA]
Berita Terkait
-
I.O.I Dipastikan Comeback Rayakan 10 Tahun Debut, Siap Rilis Album Baru dan Gelar Tur Konser Asia
-
Belajar dari Vonis Seumur Hidup Yoon Suk Yeol: Hukum Mengalahkan Kekuasaan
-
Once We Were Us: Romansa, Penyesalan, dan Realitas yang Memisahkan
-
Antara Kebenaran dan Kebohongan: Psikologi Moral dalam Drama The Art of Sarah
-
HUMINT Lampaui 1 Juta Penonton dalam 6 Hari, Kuasai Box Office saat Imlek
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang