Suara.com - Belum ada tanda penularan Covid-19 akan berakhir. Update Covid-19 global dalam 24 jam terakhir menunjukkan kasus positif infeksi virus corona itu bahkan bertambah 1,68 juta dan menyebabkan 5.196 orang meninggal.
Di waktu yang sama, lebih dari 1,5 juta orang berhasil sembuh dari infeksi Covid-19. Tetapi, sampai saat ini masih ada 60,59 juta orang yang positif Covid-19. Sebanyak 64.616 orang di antaranya dalam kondisi kritis.
Data global akumulasi Covid-19 per Rabu (16/3/2022) pukul 08.30 WIB, tercatat total kasus positif sejak awal pandemi telah mencapai 461,52 juta dengan kematian lebih dari 6,07 juta jiwa.
Korea Selatan Capai Rekor Kasus Positif Harian
Sekitar seperempat dari kasus positif hari ini hanya terjadi di Korea Selatan. Negara itu melaporkan 400.741 kasus baru Covid-19, data menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).
Jumlah tersebut menjadi kasus harian Covid-19 tertinggi di Korea Selatan selama pandemi. Padahal negara itu tengah berusaha untuk lebih melonggarkan aturan jarak sosial, meskipun ada gelombang infeksi Omicron.
Menurut Associated Press, Korea Selatan juga alami hari paling mematikan selama pandemi Covid-19, dengan jumlah kematian per hari mencapai 293 jiwa.
Pejabat kesehatan Korea Selatan mengatakan respons medis tetap stabil setelah upaya untuk memperluas sumber daya, lebih dari 30 persen unit perawatan intensif yang ditunjuk untuk perawatan Covid-19 masih tersedia.
Tetapi ketegangan pada sistem rumah sakit diperkirakan akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang.
Baca Juga: Update Covid-19 RI 14 Maret: 9.629 Orang Positif, 39.296 Sembuh, 271 Meninggal
Pejabat senior Kementerian Kesehatan Park Hyang mengatakan karena tingkat vaksinasi yang tinggi, Korea Selatan sejauh ini telah melewati lonjakan omicron dengan tingkat kematian yang lebih rendah, dibandingkan yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa.
Lebih dari 62 persen warga Korea Selatan telah menerima suntikan booster. Pejabat kesehatan baru-baru ini juga secara signifikan melonggarkan pembatasan karantina dan kontrol perbatasan.
Syarat bukti vaksinasi atau tes negatif saat memasuki area publik tertutup juga telah dihapus.
Kasus aktif Covid-19 di Korea Selatan tercatat lebih dari 1,6 juta. Rata-rata mengalami gejala ringan atau sedang dan telah diminta untuk isolasi di rumah agar menghemat ruang rumah sakit, kata KDCA.
Korea Selatan juga akan memulai menyuntikkan vaksin kepada anak berusia 5-11 tahun mulai akhir Maret ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?