Suara.com - Presnter sekalgus artis Raffi Ahmad mendadak harus dilarikan ke erumah sakit. Peristiwa itu terjadi setelah ia menggendong anak sulungnya Rafathar.
"Sayang pinggang aku nyeri sakit banget, kemarin udah dioles balsem tapi ini masih sakit," keluh Raffi Ahmad ke Nagita Slavina dikutip dari YouTube Rans Entertainment, Rabu (16/3/2022).
Mendengar keluhan Raffi Ahmad, Nagita Slavina menduga ada yang tidak beres dengan saraf suaminya. Ia lekas membuat janji agar Raffi Ahmad bisa segera berobat.
"Aku udah lama nggak gendong-gendong yang berat, kemarin gendong Rafathar terus langsung berasa nih kecetet," ucap Raffi Ahmad.
Raffi Ahmad pun melakukan pemeriksaan di klinik khusus nyeri saraf dan tulang belakang. Ternyata Raffi mengalami saraf kejepit.
Dilansir dari Mayo Clinic, saraf kejepit terjadi ketika terlalu banyak tekanan diterapkan pada saraf oleh jaringan di sekitarnya, seperti tulang, tulang rawan, otot atau tendon. Tekanan ini dapat menyebabkan rasa sakit, kesemutan, mati rasa atau kelemahan.
Saraf kejepit dapat terjadi di banyak area di seluruh tubuh. Misalnya, disk hernia di tulang belakang bagian bawah dapat memberi tekanan pada akar saraf. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit yang menjalar ke bagian belakang kaki Anda. Demikian juga, saraf terjepit di pergelangan tangan Anda dapat menyebabkan rasa sakit dan mati rasa di tangan dan jari Anda (sindrom terowongan karpal).
Dalam beberapa kasus, jaringan ini mungkin berupa tulang atau tulang rawan, seperti pada kasus herniasi diskus tulang belakang yang menekan akar saraf. Dalam kasus lain, otot atau tendon dapat menyebabkan kondisi tersebut.
Dalam kasus sindrom terowongan karpal, berbagai jaringan mungkin bertanggung jawab atas kompresi saraf median terowongan karpal, termasuk selubung tendon yang membengkak di dalam terowongan, tulang yang membesar yang menyempitkan terowongan, atau ligamen yang menebal dan merosot.
Baca Juga: Ayah April Jasmine Meninggal Dunia, Dimas Ahmad Kecelakaan
Dengan istirahat dan perawatan konservatif lainnya, kebanyakan orang pulih dari saraf terjepit dalam beberapa hari atau minggu. Terkadang, pembedahan diperlukan untuk menghilangkan rasa sakit akibat saraf terjepit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya