Suara.com - Virus corona varian Omicron masih terus menyebar di berbagai belahan dunia. Bahkan, terbaru varian ini memunculkan subvarian, yakni BA.1 dan BA.2.
Meski tidak mematikan seperti varian Delta, strain Omicron sangat menular. Bahkan ini menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara, salah satunya Inggris.
Menurut Sekretaris Kesehatan Inggris, peningkatan kasus telah diprediksi karena banyak pembatasan Covid-19 dicabut dan orang-orang kembali bergerak bebas.
Peningkatan kasus ini membuat kepala aplikasi ZOE, aplikasi yang mencatat gejala Covid-19 asal Inggris, buka suara.
"Diprediksi kasus meningkat lagi untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu," ujar Tim Spector di kanal YouTube-nya.
Selain itu, berdasarkan data ZOE, Spector mengungkap gejala Covid-19 Omicron yang umum dialami orang Inggris, yakni hidung meler.
"Hidung meler muncul di hampir 80 persen dari semua kasus," sambungnya, dilansir Times of India.
Menurut Spector, hal ini menunjukkan bahwa varian Omicron sangat memengaruhi hidung.
Hidung meler atau rhinorrhea terjadi ketika hidung mengeluarkan sekresi berlebihan, bisa berupa cairan bening dan encer atau lendir yang kental. Biasanya terkait dengan kondisi seperti rinitis, infeksi hidung atau sinus.
Baca Juga: Mengenal Penyebab dan Gejala Migrain Kronis, Jangan Dianggap Remeh!
Selain hidung meler, aplikasi ZOE juga mencatat gejala Omicron lain yang umum dialami banyak penderita Covid-19, yakni:
- Sakit tenggorokan, bisa disertai gatal
- Sakit kepala
- Batuk terus menerus
- Suara teredam
- Keringat malam dan kedinginan
- Kelelahan dan nyeri tubuh serta sendi
Meski ringan, varian Omicron dan jenis SARS-CoV-2 lainnya masih bisa menyebabkan komplikasi parah pada kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan