Suara.com - Baby blues merupakan sindrom yang muncul pada wanita yang baru saja melahirkan. Bentuknya bisa beragam, dan tentu saja cara menanganinya juga berbeda-beda. Maka dari itu, pada suami atau orang terdekat si ibu wajib mengetahui dengan benar apa itu baby blues dan cara menyikapinya.
Mengenal Apa Itu Baby Blues
Secara umum, baby blues merupakan gangguan suasana hati yang sering dialami oleh ibu pasca melahirkan. Dalam kondisi fisik yang lelah, kondisi emosional dan psikis juga ternyata sangat terpengaruh.
Baby blues biasanya ditandai dengan rasa sedih, cemas, lekas marah, serta menangis tanpa asalan yang jelas. Si ibu kemudian menjadi sering terlihat gelisah dan tak jarang takut untuk menemui buah hatinya sendiri.
Penyebab Baby Blues
Ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya baby blues pada ibu yang baru saja melahirkan.
- Perubahan hormon, pasca melahirkan tubuh wanita akan mengalami perubahan hormon yang sangat drastis, serupa dengan perubahan hormon saat masa kehamilan. Perubahan hormon akan memicu perubahan kimia di bagian otak, dan menyebabkan suasana hati yang berubah drastis.
- Adaptasi yang terasa sulit, bersamaan dengan lahirnya sang buah hati, ibu akan memiliki peran dan tanggung jawab yang baru. Keadaan ini perlu pembiasaan dan adaptasi yang tidak mudah, dan tak jarang baby blues muncul sebagai reaksi awal dari adaptasi ini.
- Kurangnya waktu tidur, dikombinasikan dengan rasa lelah dan cemas, menyebabkan ibu memiliki waktu tidur yang berkurang. Hal ini akan membuat dampak baby blues semakin parah, karena tubuh tidak mampu mengisi kembali tenaganya untuk pulih dari kelelahan fisik dan mental.
Ini Cara Mengatasinya
Ketika seorang ibu berada dalam kondisi baby blues, maka dukungan dari orang-orang terdekatnya akan jadi hal yang paling tepat dilakukan. Namun demikian dukungan ini benar-benar harus bersifat positif, agar tidak membuat baby blues makin parah.
- Berbagi cerita, mendengarkan apa yang dirasakan si ibu dengan terbuka dan penuh pengertian menjadi hal terbaik yang bisa dilakukan oleh orang disekitarnya.
- Melakukan aktivitas fisik ringan, untuk si ibu sendiri, baby blues bisa dikurangi dampak buruknya dengan melakukan olahraga ringan, seperti yoga, dan sejenisnya. Selain bisa mengalihkan pikiran, ibu juga bisa menjaga kesehatan tubuh dan melepaskan hormon endorfin untuk menjaga suasana hati.
- Istirahat cukup, memulihkan diri pasca melahirkan memang bukan hal yang sederhana. Kombinasi antara pola makan yang sehat dengan waktu istirahat yang cukup adalah yang terbaik, agar kondisi badan lekas pulih.
- Tidak terlalu membebani diri, adanya peran dan tanggung jawab memang suatu hal yang tidak bisa dihindari. Alih-alih memikirkannya terlalu berat, berusaha menjalaninya dengan banyak bertanya dan berbagi bisa jadi solusi untuk ibu dalam menghadapi baby blues ini.
Demikian tadi, sedikit uraian untuk menjawab pertanyaan apa itu baby blues. Semoga bisa menjadi artikel yang berguna, dan jangan ragu mendatangi ahli untuk berkonsultasi masalah ini.
Baca Juga: Vino G Bastian 'Ngegas' Bahas Kerja Profesional, Sindir Seseorang?
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan