Suara.com - Siapa diantara Anda yang memiliki kebiasaan ngorok saat tidur? Atau justru Anda singgah ke artikel ini untuk membantu teman Anda keluar dari kebiasaan tersebut? Banyak cara menghilangkan kebiasaan ngorok saat tidur bisa dilakukan, dan ternyata terbilang cukup mudah.
Tanpa berpanjang lebar lagi, mari simak cara menghilangkan kebiasaan ngorok saat tidur di bawah ini.
1. Olahraga Teratur
Ketika Anda rutin berolahraga, dengkurang yang muncul dapat dikurangi. Berbagai otot di tubuh akan lebih kencang, termasuk dengan otot tenggorokan. Secara langsung, hal ini yang akan mengurangi dengkuran atau ngorok yang muncul saat tidur.
2. Berhenti Merokok, Konsumsi Alkohol, Pil Tidur, atau Obat Penenang
Yap, semua yang disebutkan pada poin kedua ini bisa menyebabkan Anda ngorok saat tidur. Ketika seorang terlalu banyak mengkonsumsi hal-hal tersebut, suara dan intensitas dengkuran akan meningkat secara drastis sehingga akan berdampak buruk.
3. Menurunkan Berat Badan
Secara umum, seorang dengan berat badan berlebih akan cenderung lebih sering mendengkur daripada seorang dengan berat badan ideal. Hal ini terjadi secara alami, maka salah satu cara menghilangkan kebiasaan ngorok saat tidur adalah dengan menurunkan berat badan ke titik ideal atau setidaknya menghindari obesitas.
4. Membersihkan Saluran Hidung
Baca Juga: Pakai Piyama Seksi, Gestur Dea OnlyFans Disorot saat Penangkapan
Saat mengalami hidung tersumbat, seorang juga cenderung akan mendengkur dengan keras. Untuk mengatasinya, Anda bisa membilas bagian sinus dengan larutan garam sebelum tidur. Saluran hidung yang bersih akan mengurangi resiko munculnya dengkuran saat Anda tertidur.
5. Kelembapan Udara
Salah satu pemicu terjadinya dengkuran adalah udara kering yang mengiritasi bagian selaput hidung dan tenggorokan. Maka dari itu, ada baiknya untuk menjaga kondisi kelembaban udara tetap dalam keadaan ideal, sehingga udara yang dihirup tidak kering dan menimbulkan iritasi.
6. Tidur dengan Posisi Miring
Salah satu trik atau cara menghilangkan kebiasaan ngorok saat tidur adalah dengan tidur dengan posisi miring. Ganjal bagian punggung dengan bantal, atau bersandarlah ke tembok agar tidak terlentang saat sudah terlelap.
7. Gunakan Alat Anti-Ngorok
Meski terdengar unik, alat seperti ini benar-benar ada dan bisa digunakan. Alat ini digunakan di bagian mulut, dan membantu membuka jalan napas dengan mengarahkan rahang bawah dan lidah ke depan saat tidur.
Semoga beberapa cara menghilangkan kebiasaan ngorok saat tidur di atas bisa membantu Anda atau siapapun yang Anda kenal, dan semoga sukses!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak