Suara.com - Seorang dokter kulit mengungkapkan kesalahan yang sering dilakukan kebanyakan orang ketika cuci muka.
Umumnya, orang cuci muka setiap hari ketika mandi maupun bangun tidur di pagi hari. Tapi, cuci muka setiap hari justru buruk untuk kulit wajah.
Cuci muka bisa menyebabkan lebih banyak dampak buruk daripada sebaliknya, terutama bila Anda sedang berjuang melawan jerawat dan kulit berminyak.
Dermatologis, Dr Eva Melegh telah mengungkapkan lima alasan mencuci muka setiap hari itu buruk untuk kulit wajah.
1. Membuat wajah lebih berminyak
Orang berjerawat menghasilkan tingkat sebum yang lebih tinggi. Sebum adalah zat berminyak dan berlilin yang melapisi dan melembabkan kulit, yang mana ini penting untuk menjaga kesehatan kulit.
"Mencuci muka Anda terlalu sering bisa menghilangkan minyak alami dari permukaan kulit, membuatnya lebih kering dan seringkali menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak sebum untuk mengimbanginya," kata Dr Eva dikutip dari The Sun.
Pembersihan wajah dengan minyak pembersih wajah non-komedogenik diikuti dengan pengelupasan lembut setiap 1-2 hari lebih baik daripada mencuci muka setiap hari.
2. Menyebabkan bintik-bintik wajah
Baca Juga: Studi: Pemberian Tiga Dosis Vaksin Sinovac Cegah Dampak Terburuk Saat Gelombang Omicron di Hong Kong
Sebum berlebih bukanlah penyebab jerawat dan mencuci muka setiap hari bukan cara untuk mengatasi akar masalahnya.
Masalah jerawat yang sebenarnya adalah oksidasi sebum ketika berada di dekat permukaan kulit. Kemudian, ini bercampur dengan udara dan bakteri yang menyebabkan peradangan hingga memicu bintik-bintik wajah.
"Jika sebum dibiarkan mengalir dan tidak terus-menerus dibersihkan, tubuh akan mulai memproduksi lebih sedikit sebum seiring waktu secara bertahap," katanya.
3. Membuat kulit merah lebih buruk
Jika Anda menderita rosacea dan sensitif, mencuci muka dengan air justru dapat memperburuk kondisi. Karena, air engandung klorin yang bisa memicu flare kulit pada orang dengan kulit sensitif dan rentan terhadap rosacea.
"Tapi, perbedaan suhu air untuk cuci muka, baik air hangat atau air dingin juga bisa memicu rosacea skin flare karena pelebaran pembuluh darah sel darah di bawah permukaan kulit," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?