Suara.com - Valdimir Putin diduga sedang menderita kanker tiroid dan Parkinson, karena kondisi kesehatannya yang terlihat menurun ketika memerintahkan invasi Ukraina.
Sebab, Vladimir Putin terlihat lemah ketika tampil di depan publik, sehingga membuat publik bertanya-tanya ia sedang berjuang melawan penyakit serius atau beberapa masalah kesehatan sekaligus.
Pada November 2021 lalu dilansir dari Mirror UK, seorang analis politik Rusia mengungkapkan bahwa sang presiden itu terkena kanker dan Penyakit Parkinson. Sementara, sumber terpisah mengklaim ia telah menjalani operasi untuk kanker perut.
Dugaan kalau Putin menderita Parkinson diperkuat pada pertengahan Maret 2022, ketika Putin tertatih-tatih di luar panggung menyusul menyusul demonstrasi pro-perang di Moskow.
Parkinson adalah penyakit pada sistem saraf yang mengganggu kemampuan tubuh mengontrol gerakan dan keseimbangan. Penyakit ini bisa menimbulkan banyak gejala, seperti tremor, otot kaku hingga gangguan koordinasi.
Karena Parkinson menyerang fungsi otak, kebanyakan penderita penyakit ini berusia 50 tahun ke atas dan lebih sering menyerang pria.
Penyebab dan Gejala Penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson ini disebabkan oleh kerusakan atau kematian sel-sel saraf di otak. Penyebab kerusakan atau kematian sel tersebut belum jelas, tetapi riwayat penyakit keluarga dan paparan senyawa kimia bisa meningkatkan risikonya.
Pada tahap awal, penyakit Parkinson bisa menyebabkan ekspresi wajah yang datar, lengan tidak berayun saat berjalan, suara mengecil hingga gangguan gerak tubuh.
Baca Juga: Gejala Omicron XE yang Disebut-Sebut Paling Menular dari Seluruh Mutasi Virus Corona, Mesti Waspada
Sedangkan dilansir dari Alodokter, gejala penyakit Parkinson lainnya meliputi:
- Tremor
- Kaku saat bergerak
- Gerakan yang melambat
Umumnya, orang dengan penyakit Parkinson akan diberi obat-obatan, terapi atau operasi untuk mengatasi kondisinya.
Sayangnya, belum ada cara pasti yang bisa mencegah penyakit Parkinson. Meskipun begitu, rutin olahraga, konsumsi makanan sehat dan senam otak bisa mencegah kondisi ini semakin buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien