Health / Konsultasi
Senin, 04 April 2022 | 17:25 WIB
Pandemi Covid-19 di Afrika. (shutterstock)

Suara.com - Awal bulan April 2022, pandemi COVID-19 masih menjadi momok di benua Afrika. Laporan terbaru menyebut kasus terkonfirmasi COVID-19 di Afrika mencapai 11.343.461 pada Minggu sore (3/4).

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika (CDC Afrika) mengatakan jumlah korban meninggal karena COVID-19 di benua tersebut sebanyak 251.297 dan sekitar 10.697.502 pasien COVID-19 telah dinyatakan sembuh.

Afrika Selatan, Maroko, Tunisia, Mesir dan Libya termasuk negara-negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di benua tersebut, berdasarkan data CDC Afrika.

Mengutip ANTARA, hingga 3 April 2022, Afrika Selatan melaporkan kasus COVID-19 tertinggi di Afrika, yakni 3.722.065 kasus, dan disusul Maroko dengan 1.163.012 kasus.

Terkait beban kasus COVID-19, wilayah selatan Afrika merupakan yang paling parah terdampak pandemi, disusul oleh wilayah utara dan timur.

Afrika tengah menjadi wilayah yang paling sedikit terdampak virus corona, menurut CDC Afrika.

Sementara dikutip dari situs worldometers, kasus Covid-19 global bertambah sebanyak 770.220 kasus dalam sehari, per Senin (4/4/2022) pukul 08.15 WIB. Jumlah tersebut menjadi kasus harian paling sedikit selama 2022.

Di waktu yang sama, angka kematian bertambah 1.893 jiwa dalam sehari. Sedangkan jumlah orang yang sembuh dari infeksi Covid-19 itu bertambah 837.732.

Akumulasi data Covid-19 secara global kini berubah menjadi 491,56 juta kasus dengan 6,17 juta kematian dan 426,46 kasus yang telah sembuh.

Baca Juga: Hits Health: Apa Itu Megalomania, Kasus Covid-19 di Inggris Terbanyak Ketiga di Eropa

Load More