Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan belum ada kasus Covid-19 varian Omicron XE di Indonesia.
Juru bicara Kemenkes untuk Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, strain baru tersebut masih menjadi temuan awal dari Inggris.
"Ini baru temuan awal di Inggrris, dari Januari baru dilaporkan ada 600 kasus," ujarnya kepada Suara.com, Senin (4/4/2022).
Oleh sebab itu, ia memastikan belum ada rencana pengetatan aturan Covid-19 di Indonesia dalam upaya antisipasi penyebaran varian XE.
Aturan terkait kegiatan mudik lebaran pun masih diberlakukan Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 No. 16 Tahun 2022 tentang Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang berlaku efektif sejak 2 April 2022.
Melalui SE tersebut, Pemerintah mencabut syarat wajib tes swab Covid-19 bagi pelaku perjalanan yang sudah disuntik booster vaksin Covid-19.
Sementara, bagi yang baru menerima vaksin dosis kedua tetap harus melampirkan hasil tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1x24 jam atau PCR 3x24 jam.
Khusus yang baru menerima dosis pertama wajib melampirkan hasil tes PCR dalam kurun 3x24 jam.
"Sampai saat ini belum (pengetatan aturan mudik lebaran)," imbuhnya.
Baca Juga: Mengapa Vaksin Booster Perlu Jadi Syarat Mudik? Ini Jawaban Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Ditemukan sejak Januari 2022 di Inggris, strain XE dikonfirmasi telah menyebar ke berbagai negara. Salah satu yang terdekat dari Indonesia, yakni Thailand, telah melaporkan kasus pertama infeksi varian Omicron XE pada Sabtu (2/4/2022).
Dihubungi secara terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 RI - ProfesorWiku Adisasmito mengatakan bahwa Omicron XE tersebut memang lebih menular dibandingkan strain Omicron asli.
Berdasarkan publikasi WHO pada 29 Maret lalu, kata Wiku, XE tidak ditetapkan sebagai varian baru. Namun menjadi salah satu jenis varian Omicron yang pertama kali diteliti di Inggris.
"Hingga saat ini karakteristik Omicron XE, termasuk dugaan penularan yang lebih cepat, masih memerlukan konfirmasi penelitian lebih lanjut," ujarnya.
Pemerintah RI saat ini masih akan memantau dan menggunakan data terkini terkait perkembangan sebaran varian tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Aturan Mudik: Penumpang 18 Tahun ke Atas Wajib PCR, Anak 6 Tahun ke Bawah Cukup Pendampingan Orang Tua
-
Aturan Baru Mudik Naik Pesawat di Surat Edaran 36 Tahun 2022 soal Petunjuk Perjalanan Dalam Negeri dengan Transportasi
-
Terbaru! Syarat Mudik Lebaran 2022: Belum Vaksin Booster Wajib PCR dan Antigen, Nonton MotoGP Lebih Longgar?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi