Suara.com - Ada kabar baik dari Satgas Covid-19 tentang perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menyebut tingkat positif harian di Indonesia saat ini berada di 2,41 persen.
Artinya angka tersebut berada di bawah dipatok Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen.
"Seluruh provinsi di Indonesia saat ini memiliki tingkat positif di bawah 5 persen. Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Ini menandakan bahwa Indonesia saat ini memiliki laju penularan Covid-19 yang rendah," kata Reisa seperti dikutip dari ANTARA, Rabu, (6/4/2022).
Meski kondisi membaik, Reisa mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum usai, sehingga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.
Reisa menuturkan penurunan kasus Covid-19 bukan karena pemerintah menurunkan kapasitas 3T (tracing, testing, treatment). Saat ini, jumlah spesimen yang diperiksa masih cukup memadai, yakni di angka 152.422 sampel.
Tingkat positif adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.
Reisa juga mengatakan dibandingkan puncak kasus gelombang omicron yang lalu, kasus Covid-19 di Indonesia turun drastis sebanyak lebih dari 80 persen.
Kasus konfirmasi positif Covid-19 sepekan terakhir turun sebanyak 41,04 persen dibandingkan satu pekan sebelumnya. Jumlah kasus aktif sepekan terakhir turun 29,5 persen dibandingkan sepekan sebelumnya.
Begitu juga dengan jumlah kematian turun sebanyak 34,27 persen dibandingkan dengan satu pekan sebelumnya. Tren perawatan di rumah sakit ruang isolasi juga turun sebanyak 39,15 persen dibanding satu pekan sebelumnya.
Baca Juga: BPOM Jelaskan Mekanisme Perpanjangan Masa Simpan Vaksin COVID-19, Bagaimana Perhitungannya?
Masyarakat terus diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan, menjaga imunitas tubuh tetap baik dan menjalani vaksinasi, sehingga diharapkan ke depan kondisi Indonesia akan semakin membaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?