Suara.com - Mandi es batu atau mandi air dingin mungkin terdengar menyakitkan, tetapi cara ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan lainnya.
David Wiener, spesialis pelatihan dan nutrisi di Freeletics mengatakan mandi es batu ini dikenal sebagai mandi yang biasa digunakan dalam terapi olahraga setelah latihan intens.
Adapun manfaat kesehatan dari mandi es batu termasuk mempercepat pemulihan otot, mengurangi kerusakan otot dan meningkatkan sirkulasi darah setelah olahraga apapun.
Tapi dilansir dari Metro UK, ahli kesejahteraan, kebugaran dan nutrisi, Penny Weston mengatakan tidak semua orang bisa mandi es batu. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari mandi air dingin.
1. Mengatasi kelelahan, nyeri otot dan pemulihan
Mandi es batu bisa membantu meredakan nyeri otot dan meningkatkan sistem saraf pusat. Mandi es batu ini bisa membantu meningkatkan kualitas tidur yang bermanfaat ketika Anda terlalu lelah.
Bahkan, mandi es batu bisa meningkatkan waktu reaksi dan ledakan dalam latihan di masa mendatang.
2. Menjaga kesehatan mental
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mandi es batu bisa bermanfaat bagi kesehatan mental, karena bisa membantu Anda rileks dan fokus pada pernapasan.
Baca Juga: China Manfaatkan Obat Herbal Untuk Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Omicron
Tapi, kebanyakan orang tidak menganggapkan sebagai pengalaman yang menyenangkan. Ahli mandi es Finlandia, Kyle Miller, menjelaskan bahwa mandi es batu menghadirkan tantangan fisik dan mental.
3. Memulihkan kesehatan dengan cepat
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa mandi es batu tidak hanya mempercepat pemulihan otot, tapi juga membantu pemulihan lebih cepat,
Misalnya, pesepakbola membutuhkan pemulihan cepat di antara pertandingan atau pelari yang membutuhkan pemulihan cepat saat balapan.
Meski begitu, ada beberapa risiko kesehatan dari mandi es batu. Berendam dalam air dingin bisa membuat tubuh shock dan memicu hipotermia.
Mandi es batu juga bisa menurunkan suhu inti tubuh dengan menyempitkan pembuluh darah dan memperlambat aliran darah ke tubuh. Jika Anda memiliki kondisi kardiovaskular atau tekanan darah tinggi yang sudah ada sebelumnya, bicarakan dengan dokter Anda atau hindari mandi es sama sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia