Suara.com - Siapa tak kenal Nasi Padang? Hidangan khas Sumatera Barat ini tersebar luas di hampir seluruh Indonesia, terutama di Pulau Jawa.
Tapi, ada kekhawatiran sendiri saat mengonsumsi Nasi Padang, salah satunya karena takur kolesterol jahat naik. Tak perlu khawatir, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP punya tipsnya. Simak yuk.
Dikutip dari ANTARA, Jumat, (8/4/2022), dr Vito mengigatkan untuk tetap menyantap sayuran yang biasanya tersedia semisal timun dan rebusan daun singkong saat makan nasi padang.
Ia bahkan menyarankan meminta porsi sayuran lebih banyak karena sumber serat ini bermanfaat juga untuk mengurangi penyerapan kolesterol jahat.
"Kalau kita makan, sebenarnya sayurnya banyak, minta banyakin sayurnya, karena sayur itu bisa mengurangi penyerapan kolesterol jahat. Jadi dia (kolesterol jahat) tidak diserap semua dan dibuang ketika buang air besar. Jadi sangat membantu kalau sayurnya banyak," kata Vito.
Lebih lanjut, ia menyarankan untuk bisa makan langsung di restoran Padang. Hal ini untuk mengontrol jumlah kuah pada lauk. Namun, jika mesti dibawa pulang, ia menyarankan untuk bisa membatasi kuah yang dicampurkan ke nasi
"Kuahnya, kalau aku suka minta disatuin tapi diawasin jangan banyak-banyak supaya kalau nanti dibawa pulang tidak terlalu sampai basah banget dan kalau kita makan di tempat lebih enak kan dipisah, jadi kita bisa atur kuahnya jangan sampai harus menggenangi nasinya," papar Vito.
Tips sehat lainnya yakni meminum teh tawar yang biasanya disediakan pihak restoran secara gratis. Menurut Vito, teh bisa membantu dalam penyerapan kolesterol jahat, membantu metabolisme kolesterol baik dan kolesterol jahat. Dengan begitu, maka teh membantu agar tidak terlalu banyak kolesterol jahatnya yang terserap atau menempel di pembuluh darah Anda.
Bila Anda ingin membawa pulang nasi padang, sebaiknya minta porsi nasinya menjadi setengah. Biasanya porsi nasi yang dibawa pulang akan lebih banyak ketimbang porsi nasi yang langsung disantap di restoran.
Baca Juga: Cicipi Nasi Padang Gulai Tunjang dengan Rating Terburuk, Pria Ini Sampai Tak Sanggup Menelan
Terakhir, jangan lupa imbangi konsumsi makanan Anda dengan berolahraga rutin minimal 30 menit per hari.
"Jadi (nasi padang) oke-oke saja tetapi tahu cara makannya, terutama sayurnya. Sayurannya itu banyak banget, ada timun, jadi kita mengenyangkan diri dengan sayur," demikian pesan Vito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma