Suara.com - Ketiak gelap bisa mengurangi penampilan terbaik kita. Meski bukan tanda kondisi medis serius, ketiak hitam bisa dipicu oleh gangguan hormonal, cukur rambut yang tidak tepat, dan penggunaan deodoran berbahan keras.
Namun tak perlu khawatir, sebab ketiak hitam dapat disamarkan dengan perawatan kulit, seperti:
1. Eksfoliasi
Sel kulit mati, keringat, dan kotoran yang menumpuk di lapisan kulit seringkali dapat menyebabkan ketiak menggelap.
Tetapi, eksfoliasi atau pengelupasan kulit yang dilakukan secara teratur minimal dua kali seminggu dapat mengurangi tampilan gelap di ketiak.
Oleskan body scrub dengan loofah ke keriak dan gosok secara lembut. Gunakan pembersih wajah jika memiliki kulit sensitif, menurut The Health Site.
2. Jaga kebersihan ketiak
Menjaga ketiak tetap bersih dan segar sepanjang hari membantu mencegah penumpulan keringat dan kotoran. Mandi secara teratur, bersihkan ketiak dengan air hangat dan sabun.
Jika Anda mudah berkeringat, kenakan pakaian longgar dan bawa tisu basah untuk membersihkan ketiak dari waktu ke waktu.
Baca Juga: Heboh! Asik Berjemur di Bali, Ketiak Luna Maya Jadi Sorotan Warganet
3. Oleskan pelembap setelah mencukur
Mencukur atau mencabuti ketiak dapat menggelapkan kulit, tetapi mengoleskan pelembap setelahnya dapat membantu mengurangi peradangan di ketiak.
Selalu gunakan sabun atau krim cukur dan oleskan pelembab alami tanpa pewangi ke area tersebut untuk mengurangi iritasi dan mencegah perubahan kulit.
Anda juga bisa mencoba alternatif lainnya, seperti waxing agar lebih simple.
4. Pilih deodoran yang tepat
Deodoran yang Anda gunakan dapat menyebabkan ketiak menjadi gelap. Deodiran berbahan kimia keras dapat memengaruhi sel-sel kulit yang memproduksi melanin dan menyebabkan pigmentasi lebih cepat.
Karenanya, gunakan deodoran yang aman dan bebas alkohol yang dapat membantu memutihkan ketiak Anda. Jika banyak berkeringat, pilihlah deodoran antiperspirant.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa