Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan pertambahan kasus positif yang lebih dari 1 juta, setelah selama dua hari berturut-turut tidak mencapai jutaan per hari. Ada tiga negara yang melaporkan kasus harian terbanyak mencapai ratusan ribu, yakni Korea Selatan 210.676 kasus, Prancis 190.762 kasus, dan Jerman 164.628 kasus.
Dalam 24 jam terakhir, angka kematian juga bertambah sebanyak 3.106 jiwa. Angka kematian terbanyak dilaporkan oleh Amerika Serikat dengan 480 jiwa.
Akumulasi data Covid-19 global per Rabu (13/4/2022) pukul 08.00 WIB pada situs worldometers, tercatat jumlah kasus telah genap 500 juta, dengan angka kematian lebih dari 6,2 juta.
Sebelumnya, kasus Covid-19 mencapai 400 juta pada pekan kedua Februari 2022. Artinya, kasus positif bertambah 100 juta hanya dalam waktu kurang lebih dua bulan.
Laju penambahan kasus tersebut telah lebih lambat dibandingkan sebelumnya, di mana hanya sekitar lebih satu bulan untuk kasus Covid mencapai 400 juta dari 300 juta.
Tetapi masih lebih cepat jika dibandingkan pandemi 2021, dengan waktu lima bulan untuk kasus mencapai 300 juta dari 200 juta, menurut penghitungan Reuters.
Berdasarkan tren kasus mingguan, infeksi virus corona telah turun 21 persen. Tercatat dari jumlah kasus baru dalam sepekan terakhir ada sebanyak 7,09 juta dari 8,96 juta pada dua pekan lalu.
Covid-19 telah menyebar hingga ke 226 negara di dunia. Berikut daftar 10 negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia saat ini:
- Amerika Serikat 82,13 juta
- India 43,3 juta
- Brasil 30,18
- Prancis 27,16 juta
- Jerman 22,93 juta
- Inggris 21,67 juta
- Rusia 18 juta
- Korea Selatan 15,63 juta
- Italia 15,4 juta
- Turki 14,97 juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi