Suara.com - Pisang adalah buah yang populer yang dikenal memiliki banyak manfaat. Satu pisang ukuran sedang (118g) menyediakan 105 kalori, 27g karbohidrat, 14,4g gula, dan 1,3g protein. Pisang dikenal sebagai sumber potasium yang baik, dan satu porsi mengandung 422mg potasium. Karenanya, ada banyak manfaat buah pisang.
Pisang memang salah satu buah-buahan yang diminati banyak orang diberbagai belahan dunia. Selain karena rasanya yang enak, pisang juga memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. Untuk selengkapnya, berikut ini manfaat buah pisang yang dilansir dari situs Very Well Fit, Rabu (13/4/2022).
1. Meningkatkan Manajemen Diabetes
Pisang hijau kaya akan pati resisten, yang bertindak seperti serat selama pencernaan. Sebuah tinjauan dari beberapa penelitian menemukan bahwa pisang hijau efektif dalam meningkatkan sensitivitas insulin, mendorong penurunan berat badan, dan mengurangi beberapa masalah hati dan ginjal yang terkait dengan diabetes.
2. Mempromosikan Keteraturan
Pisang adalah sumber prebiotik yang baik, serat yang dapat difermentasi yang membantu memberi makan "bakteri baik", atau probiotik, di dalam usus. Prebiotik membantu pencernaan dengan mendorong pertumbuhan bakteri yang membantu mencerna makanan. Selain itu, pisang juga berguna untuk pengobatan sembelit dan diare pada anak-anak.
3. Membantu Menurunkan Berat Badan
Pisang memiliki reputasi buruk karena kandungan patinya yang tinggi, tetapi merupakan makanan rendah kalori dengan banyak serat untuk mendukung bagi yang sedang menjalankan program diet atau penurunan berat badan. Pisang bisa menjadi pilihan camilan atau sarapan dapat membantu Anda mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.
4. Menurunkan Tekanan Darah
Pisang adalah sumber potasium yang baik. Pisang berukuran sedang mencakup sekitar 9% dari nilai harian untuk kebanyakan orang dewasa. Kemampuan kalium untuk menurunkan tekanan darah sudah mapan, terutama bila dipasangkan dengan diet DASH atau rencana makan rendah sodium.
Makan pisang secara teratur berkontribusi terhadap kebutuhan kalium harian untuk menjaga tekanan darah turun dan mencegah komplikasi lebih lanjut, seperti stroke dan penyakit ginjal. Bantulah seluruh tubuh Anda agar tetap sehat dengan memilih pisang sebagai pengganti camilan asin.
5. Membantu Penyembuhan Luka
Sifat antioksidan dan anti-inflamasi dalam kulit pisang telah membuatnya populer dalam pengobatan tradisional untuk perawatan luka. Bagian dalam kulit pisang ditempatkan pada gigitan nyamuk atau luka ringan berguna untuk proses penyembuhan. Diketahui juga satu buah pisang ukuran sedang menyediakan sekitar 11% dari kebutuhan harian Anda.
Demikian informasi mengenai manfaat buah pisang yang perlu diketahui. Jadi, sudah berapa banyak Anda mengonsumsi buah pisang hari ini?
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia