Di samping itu, Menpora Amali mengajak peserta dan masyarakat untuk tetap melakukan olahraga menjaga fisik tetap bugar meskipun berpuasa. Olahraga dapat dilakukan dengan intesintas ringan. Dalam kesemptan ini Menpora memberikan sejumlah tips berolahraga di bulan ramadhan antara lain setelah berbuka puasa dilakukan 2-3 jam setelah makan dengan intesintas ringan-berat.
Kemudian menjelang berbuka puasa, bisa dilakukan 30 menit sebelum berbuka dengan intesintas ringan. “Selepas sahur atau setelah salat shubuh, dengan intensintas ringan. Bisa dilakukan dengan streaching, jalan sehat, sepeda santai,” katanya.
Menpora pun, menyampaikan ucapan terima kasih kepada OASE kabinet Indonesia maju karena telah punya kepedulian terhadap kesehatan masyarakat khususnya kaum wanita Indonesia.
“Karena kita tahu kalau wanitanya bugar. Insya Allah akan produktif dan kalau produktif kaum wanitanya, maka pasti pembangunan bangsa ini akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Hadir dalam acara ini, Wakil Ketua Bidang 3 OASE Kabinet Indonesia Maju, Maria Anna S Johnny G.Plate, Nadiah Zainudin Amali dan anggota OASE KIM, hadir pula IPP DWP berbagai Kementerian, Anggota Bhayangkari, PKK seluruh Indonesia, Kelompok Senam dan Komunitas Masyarakat Olahraga. Sementara itu, hadir sebagai narasumber Dr. Rita Ramayulis, DCN, M, Kes dan Dokter Spesialis Keolahragaan, dr. Andhika Raspati, SpKO.
Tag
Berita Terkait
-
Wakil Ketua Komisi V DPR Papua: Prestasi Olahraga akan Semakin Meningkat Menyusul Lahirnya DBON
-
Komisi V DPR Papua Berharap Venue Pasca PON Bisa Dimanfaatkan sebagai Event Olahraga Nasional dan Internasional
-
cDM Putuskan Tim Futsal Putera yang Berangkat ke Sea Games 2021
-
Menpora Amali Minta Tim Review dan CdM Konsisten atas Keputusan yang Diambil
-
Atta Halilintar: Timnas Futsal Indonesia Layak Diberi Kesempatan ke SEA Games 2022
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?