Suara.com - Seorang pria berusia 20 tahun dari Swiss baru-baru ini dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera paru-paru parah akibat masturbasi.
Menurut laporan Independent UK, pria ini melakukan masturbasi begitu keras hingga paru-parunya mulai berderak.
"Seorang pria berusia 20 tahun ditugaskan ke unit gawat darurat dengan dispnea parah dan nyeri dada. Dia melaporkan serangan tiba-tiba, nyeri dada tajam, diikuti dengan sesak napas saat berbaring," tulis peneliti Nikola Rajic dalam laporannya, yang terbit di Journal of Thoracic Disease.
Insiden ini bermula ketika pria yang tidak sebutkan identitasnya itu mengalami nyeri dada dan sesak napas saat masturbasi.
Setelah diperiksa X-ray, dokter mendiagnosisnya dengan emfisema subkutan, kondisi di mana terdapat udara di dada atau mediastinum.
Emfisema subkutan merupakan kondisi langka yang dipicu oleh batuk hebat, muntah berlebihan, dan latihan fisik yang berat. Ini menyebabkan kebocoran udara dari paru-paru dan terperangkap di tulang rusuk.
Apa yang membuat kasus ini tidak biasa adalah hanya ada beberapa laporan SPM yang terkait dengan aktivitas seksual.
Akibat kondisi ini, suara pria tersebut menjadi berderak, wajahnya bengkak, dan terdapat udara yang terperangkap hingga ke bawah tengkoraknya.
Dokter pun memberinya parasetamol untuk nyeri dada dan antibiotik agar sang pria tidak terkena infeksi.
Baca Juga: Tim Medis Bali United Diduga Alami Pelecehan Seksual di Jakarta Internasional Stadium
Ia dirawat di ICU semalaman, sebelum dipindahkan ke bangsal umum pada hari berikutnya, di mana ia tinggal selama tiga hari lagi sebelum dipulangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?