Suara.com - Update Covid-19 global mencatat sebanyak 310.966 kasus dalam 24 jam terakhir pada Selasa (19/4/2022), mengutip data pada situs worldometers. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan kemarin.
Angka kematian juga turun menjadi 1.235 jiwa, dibandingkan hari sebelumnya. Rusia melaporkan kematian akibat virus corona terbanyak dengan jumlah 213 jiwa.
Sementara kasus positif terbanyak terjadi di Korea Selatan yang melaporkan 47.743 kasus.
Akumulasi data Covid-19 global hingga Selasa (19/4/2022) pukul 08.00 WIB tercatat 505 juta kasus positif dengan 6,22 juta kematian.
India Kembali Alami Lonjakan Kasus
Peningkatan kasus positif harian kembali terlihat di India. Jumlahnya naik hampir dua kali lipat pada Senin (18 April) dibandingkan hari sebelumnya, menjadi lebih dari 2.000 untuk pertama kalinya dalam sebulan, menurut data pemerintah. Lonjakan kematian juga terjadi di negara bagian selatan Kerala.
India sempat alami lonjakan kasus positif virus corona pada tahun lalu. Kemudian berhasil menurunkan kasus hingga kurang dari 5 ribu kasus per hari dalam sebulan terakhir. Sebagian besar tindakan pencegahan, termasuk pemakaian masker, bahkan telah dicabut saat ini.
Tetapi sejumlah kasus baru mulai kembali naik dalam beberapa hari terakhir.
Ibu kota New Delhi mulai memperketat tindakan pencegahan Covid-19. Negara bagian Uttar Pradesh juga kembali mewajibkan masker di tempat-tempat umum di beberapa distrik.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kasus Positif Mingguan di China Melonjak 60 Persen
Kementerian Kesehatan India melaporkan 214 kematian dalam sehari, termasuk 151 sejak 13 April di Kerala, yang secara luas dianggap mengeluarkan data yang lebih akurat daripada banyak negara bagian lain.
India telah melaporkan total sekitar 522.000 kematian akibat virus corona, meskipun banyak pakar global mengatakan jumlah kematian sebenarnya bisa mencapai 4 juta, dari beberapa ratus juta kasus.
Ahli epidemiologi Chandrakant Lahariya mengatakan orang harus belajar hidup berdampingan dengan virus dan pihak berwenang tidak boleh menutup sekolah yang baru saja dibuka.
"Kasus akan dilaporkan dari semua tempat, termasuk sekolah, selama beberapa bulan mendatang, tidak peduli apa yang kami lakukan," ucapnya melalui media sosial, dikutip dari Channel News Asia.
Dalam sepekan terakhir, kasus positif India naik 15 persen. Dari 7.088 kasus menjadi 8.148 kasus selama sepekan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat