Suara.com - Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan akan melonjak drastis. Bahkan, dalam survei mudik Lebaran 2022 ketiga yang dilakukan Balitbang Kemenhub, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 85,5 juta orang.
Seperti diketahui, selama dua tahun belakangan mudik dibatasi untuk mencegah penularan virus Corona. Karena prediksi lonjakan tadi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan arus mudik tahun ini akan lebih padat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dishub pun melakukan sejumlah cara, seperti memastikan kelayakan sarana transportasi, memeriksa kesehatan sopir bus antarkota, hingga memberikan fasilitas mudik gratis.
Dari sisi pemudik, Dishub menganjurkan masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi lonjakan arus mudik. Salah satu caranya adalah dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah serta menjaga kesehatan fisik sebelum dan selama mudik.
“Pemudik sebaiknya menyiapkan vitamin dan obat-obatan yang rutin diminum atau sekiranya diperlukan selama perjalanan. Hal ini cukup penting untuk menjaga kenyamanan saat mudik nanti. Apalagi, membeli obat-obatan kini mudah sekali, masyarakat bisa membelinya di aplikasi kesehatan,” kata M.Wildan Anwar, MMTr., Ka.Sudinhub Kota Jakarta Pusat dalam keterangannya, Kamis, (21/4/2022).
Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi kesehatan saat mudik nanti untuk menyetok obat-obatan dan memeriksa kondisi kesehatan saat diperlukan.
“Sebenarnya, mudik tahun ini kita cukup terbantu dengan adanya aplikasi kesehatan. Pemudik yang mengalami sejumlah kondisi kesehatan ringan dapat mengakses aplikasi kesehatan tersebut untuk berkonsultasi secara online dengan dokter dari mana saja,” kata dr. Budi Setiawan, Sudinkes DKI.
Salah satu aplikasi kesehatan yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk menjaga kondisi tubuhnya adalah SehatQ. Melalui situs atau aplikasi tersebut, pemudik bisa membeli vitamin dan obat–obatan yang diperlukan.
Selain itu, masyarakat juga berkonsultasi melalui chat atau video call dengan dokter jika mengalami gangguan kesehatan ketika sedang menjalankan aktivitas mudik Lebaran.
Baca Juga: Aparat Keamanan Ditempatkan di Ruas Jalan Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran
“Kami siap memberikan fasilitas kesehatan terbaik bagi masyarakat yang hendak melakukan aktivitas mudik Idulfitri di tahun ini. Dengan layanan kesehatan yang dihadirkan SehatQ, kami harap aktivitas mudik tahun ini berjalan lancar dan nyaman, “kata Chief Commercial Officer SehatQ, Andrew Sulistya,
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan