Suara.com - Pernahkah Anda terbangun dari tidur dan mendapati kelopak mata bengkak? Mata bengkak tentunya sangat mengganggu, terlebih lagi jika pada hari tersebut Anda akan menghadiri suatu acara. Lantas, apa penyebab mata bengkak? Simak ulasannya berikut ini.
Diketahui, kelopak mata bengkak terjadi karena penumpukan cairan berlebih pada bagian kelopak mata. Menumpuknya cairan memperburuk kondisi kelopak mata pasalnya kulit di sekitar area kelopak mata sangat tipis. Hal ini membuat pembengkakan yang terjadi pada kelopak mata tampak sangat menonjol.
Kondisi ini membuat Anda tak nyaman dan mengurangi kadar kepercayaan diri. Sebenarnya, kelopak mata bengkak usai tidur adalah hal yang wajar. Tapi perlu Anda ingat bahwa kelopak mata bengkak juga menjadi pertanda bahwa tubuh Anda sedang tidak baik-baik saja.
Apabila Anda mengalami kelopak mata bengkak yang berulang dan membuat Anda tak nyaman maka kenali penyebabnya. Berikut ini akan dijelaskan penyebab kelopak mata bengkak yang wajib Anda ketahui.
1. Alergi
Jika Anda mengalami kelopak mata bengkak yang disertai mata berair dan memerah maka bisa jadi disebabkan oleh alergi. Alergi pada mata terkadang disertai dengan gejala-gejala lain, seperti bersin, hidung tersumbat, serta mata terasa gatal.
Sedangkan pemicu alergi bisa disebabkan oleh debu, angin, atau serbuk sari bunga yang mengenai mata.
2. Bintitan
Bintitan atau stye terjadi karena infeksi bakteri staphylococcus yang menyerang kelenjar minyak di dalam kelopak mata. Umumnya bintitan muncul di sudut kelopak, tengah-tengah kelopak, atau bahkan kelopak bawah mata.
Baca Juga: Anak Pertama Omesh Alami Bintitan sampai Bengkak, Ini Penyebab dan Gejalanya!
Benjolan tersebut umumnya menyerupai jerawat, berisi nanah, dan terasa sakit bila disentuh. Meski terdengar mengerikan, bintitan adalah kondisi yang lazim dan bisa sembuh dengan perawatan sederhana seperti kompres air hangat.
3. Kalazion
Sama halnya dengan bintitan, kalazion adalah pembengkakan pada kelopak mata tapi benjolan yang muncul lebih besar dan lunak. Sama halnya dengan bintitan, kalazion disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak pada kelopak mata. Dapat dibilang kalazion merupakan kondisi akibat bintitan yang tak kunjung sembuh.
4. Infeksi
Kelopak mata bengkak bisa jadi pertanda bahwa mata Anda sedang mengalami infeksi mata atau konjungtivitis. Kondisi ini jadi pemicu timbulnya pembengkakan dan kemerahan di kelopak serta bagian putih (sklera) mata.
Tak hanya bengkak, infeksi mata juga menimbulkan rasa sakit yang membuat Anda tak nyaman. Lazimnya infeksi mata disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti staphylococcus, streptococcus hingga virus influenza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien