Suara.com - Aktris Amber Heard didiagnosis menderita gangguan stres pasca trauma (PTSD) akibat hubungannya dengan mantan suami Johnny Depp.
Diagnosis tersebut diberikan oleh psikolog klinis dan forensik Dawn Hughes, yang menjadi saksi dalam persidangan Amber Heard dan Johnny Depp atas kasus pencemaran nama baik, Selasa (3/5/2022) di Fairfax County, Virginia.
"Saya mendiagnosis Ms. Heard dengan gangguan stres pasca-trauma. Penyebabnya adalah kekerasan rumah tangga dari Mr. Depp," tutur Hughes, dilansir Insider.
Ia mengaku telah menggunakan tiga tes yang hasilnya menunjukkan bahwa Heard menderita PTSD.
Mengenal gangguan stres pasca trauma atau PTSD dan gejalanya
PTSD merupakan gangguan kejiwaan yang dapat terjadi pada orang yang pernah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis, seperti bencana alam hingga kekerasan.
Menurut laman Psychiatry, gejala PTSD terbagi menjadi empat kategori berikut:
1. Intrusi
Munculnya pikiran yang menganggu seperti ingatan berulang dan tidak disengaja, mimpi buruk, atau kilas balik peristiwa traumatis.
Baca Juga: Amber Heard Disebut-sebut Menderita PTSD Akibat Dugaan Kekerasan yang Diterimanya dari Johnny Depp
Kilas balik ini mungkin begitu jelas sehingga penderita merasa bahwa mereka sedang mengalaminya kembali peristiwa traumatis itu.
2. Penghindaran
Menghindari peristiwa yang mengingatkannya atas pengalaman traumatis. Ini termasuk orang, tempat, aktivitas, objek, dan situasi.
Penderita bisa menolak untuk berbicara tentang apa yang terjadi atau bagaimana perasaan mereka tentang hal itu.
3. Perubahan dalam kognisi dan suasana hati
Ketidakmampuan untuk mengingat aspek penting dari peristiwa traumatis, pikiran dan perasaan negatif yang mengarah pada keyakinan menyimpang tentang diri sendiri atau orang lain. Misalnya mengaggap dirinya buruk atau tidak ada yang bisa dipercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?