Suara.com - Ada banyak cara untuk menghargai jasa ibu di Hari Ibu Sedunia atau Mothers Day yang jatuh pada Minggu (8/5/2022), kemarin. Bukan hanya memberinya hadiah, tapi juga penting menjaga kesehatan mental ibu.
Kesehatan mental secara langsung berkaitan dengan kesehatan seseorang secara keseluruhan, salah satunya adalah fisik. Sebagai anak, ada beberapa dampak kondisi mental dan cara menjaganya yang dilansir dari HealthShots. Ini dia!
Kesehatan Mental Memengaruhi Kesehatan Fisik
Sering dikatakan bahwa pikiran yang sehat akan menentukan tubuhnya yang juga sehat. Ketika pikiran tidak baik-baik saja, kemungkinan ini akan memengaruhi kesehatan fisik ibu. Mulai dari lesu sepanjang hari hingga lelah sepanjang waktu. Maka dari itu, Anda perlu menjaga kesehatan fisik ibu dan jangan sampai kelelahan.
Kesehatan Mental Memengaruhi Suasana Hati
Ketika ibu berperilaku aneh bahkan membuat Anda jengkel, bisa jadi saat suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja. Jangan melakukan tindakan yang sama, libatkan ibu Anda lewat percakapan agar dirinya tidak merasa kesepian. Selain itu, libatkan juga lewat aktivitas positif untuk merawat kesehatan mentalnya.
Kesehatan mental Berdampak Pada Pengambilan Keputusan
Pernahkah Anda melihat ibu sedang bingung untuk memutuskan sesuatu seperti memasak? Mungkin itu terasa normal, tetapi itu berdampak jika ibu bermasalah dengan kesehatan mentalnya. Maka dari itu, sebagai anak Anda bisa mencari solusi, memahami, dan membuat keputusan yang baik. Perhatikan ibu Anda di rumah ya.
Kesehatan Mental Berdampak Pada Produktivitas
Baca Juga: Mengintip Gaji Kepala Otorita IKN Terbaru, Nominalnya Setara Menteri
Terkadang, kesehatan mental yang buruk sangat berdampak bagi produktivitas sehari-hari. Hal itu terjadi pada seorang ibu jika tidak diperhatikan. Dalam hal ini, Anda perlu mencoba untuk memanjakan dirinya, salah satunya lewat kegiatan produktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga