Suara.com - Penting untuk diketahui bahwa sebenarnya sangat mungkin tanda-tanda gula darah tinggi tidak terdeteksi. Beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki gula darah tinggi. Lantas, adakah gejalanya yang perlu diwaspadai? Ada 12 gejala gula darah tinggi yang perlu Anda perhatikan.
Kondisi gula darah tinggi (atau hiperglikemia) terjadi saat ada penumpukan kelebihan glukosa dalam aliran darah. Ini lebih sering menjadi perhatian seseorang dengan diabetes daripada seseorang tanpa diabetes. Tubuh kita biasanya cukup hebat dalam menjaga gula darah kita dalam keseimbangan yang sempurna.
Agar Anda dapat mengetahui apakah gula darah di tubuh Anda tinggi atau tidak, perhatikan baik-baik 12 gejala gula darah tinggi seperti di bawah ini yang dilansir dari sejumlah sumber.
1. Kelelahan
Sering merasa lelah merupakan tanda awal gula darah tinggi yang paling umum. Bahkan pada orang dengan kadar gula darah ringan dan normal baik tanpa diabetes (atau pradiabetes), ini bisa terjadi saat mereka mengkonsumsi sejumlah besar karbohidrat sederhana, seperti gula.
2. Sering buang air kecil
Ketika Anda memiliki terlalu banyak gula dalam darah, ginjal Anda mulai mencoba untuk mengeluarkan lebih banyak gula untuk membuangnya. Saat ginjal membuang gula, mereka mengeluarkan air bersamanya. Ini membuat Anda harus buang air kecil lebih banyak dari biasanya.
3. Meningkatkan rasa haus
Ini adalah efek alami dari buang air kecil lebih banyak, karena tubuh Anda mengalami dehidrasi. Semakin banyak Anda buang air kecil, maka Anda akan demakin haus, semakin banyak Anda minum, maka semakin banyak Anda buang air kecil.
Baca Juga: 4 Gejala Kurang Darah, Salah Satunya Kelelahan
4. Sakit kepala
Sakit kepala bisa menjadi tanda dari banyak hal yang berbeda, salah satunya gula darah tinggi. Ada baiknya memeriksakan diri jika itu adalah sesuatu yang baru atau disertai dengan gejala lainnya.
5. Penglihatan kabur
Kelebihan gula dalam darah dapat mempengaruhi beberapa area tak terduga di tubuh, seperti mata. Pada dasarnya, gula ekstra (bersama dengan sedikit air) terperangkap di lensa di tengah mata, sehingga menyebabkan efek kabur.
6. Mual, muntah, kebingungan
Gejala lainnya dari gula darah tinggi yaitu mual, muntah, kebingungan, dan lainnya. Gejala ini muncul terkadang sebagai tanda pertama mereka sakit. Seiring waktu, gula darah tinggi yang tidak diobati dapat menyebabkan gejala tambahan lainnya.
7. Infeksi berulang
Hiperglikemia yang konsisten dapat melemahkan respons kekebalan tubuh. Ini mempersulit tubuh Anda untuk melawan beberapa infeksi, sehingga membuatnya bertahan lebih lama dan menjadi suatu gejala lebih serius.
8. Luka yang penyembuhannya lambat
Kadar gula darah yang tinggi juga dapat mempengaruhi sistem peredaran darah tubuh yang dapat mengganggu aliran darah dan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh, seringkali pada kaki adalah tanda umum penyakit ini
9. Masalah gigi
Glukosa hadir dalam air liur serta darah. Ketika terlalu banyak, itu membantu bakteri berbahaya di mulut tumbuh dan bergabung dengan partikel makanan untuk membuat plak. Hal ini menyebabkan masalah seperti kerusakan gigi, gigi berlubang, radang gusi, penyakit gusi, bau mulut, dan gusi.
10. Tangan dan kaki kesemutan
Selama bertahun-tahun, hiperglikemia dapat mempengaruhi fungsi saraf sehingga menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati. Jenis neuropati paling umum yaitu perifer yang mempengaruhi ekstremitas. Anda pun mulai mengalami kesemutan, rasa terbakat atau mati rasa, pada yangan, kaki, dan lengan.
11. Sakit perut
Hiperglikemia kronis dapat mengakibatkan kerusakan saraf pada lambung (gastroparesis). Sakit perut juga bisa menjadi tanda gula darah tinggi tingkat akut, ini keadaan darurat medis yang perlu segera ditangani.
12. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak disengaja adalah tanda penting, terutama pada anak-anak yang sering minum dan buang air kecil, yang mana menandakan bahwa gula darah mereka meningkat. Banyak anak yang didiagnosis dengan diabetes tipe 1 kehilangan berat badan sebelum didiagnosis.
Demikian ulasan mengenai 12 gejala gula darah tinggi yang penting untuk diketahui. Jika mengalami gejala seperti di atas, segera mendatangi dokter untuk pengobatan dan perawatan.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026