Suara.com - Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke, meski faktanya kedua penyakit tersebut juga bersifat genetik.
Sering disebut sebagai silent killer atau pembunuh senyap, hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.
Diet sehat sangat penting untuk menurunkan tekanan darah dan mempertahankan kestabilannya.
Penelitian menunjukkan bahwa makan makanan tertentu, terutama yang tinggi nutrisi penting seperti potasium dan magnesium, dapat menurunkan tekanan darah.
Dilansir The Health Site, salah satu diet yang membantu mengelola tingkat tekanan darah tinggi termasuk diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Berikut isinya:
1. Sayuran
Diet DASH memang direkomendasikan untuk orang yang menderita hipertensi.
Sayuran, menjadi bagian penting dari diet, adalah suatu keharusan. Makanan ini tinggi nutrisi dan tidak mengandung natrium, yang merupakan faktor umum peningkat tekanan darah.
2. Buah
Diet DASH merupakan diet sederhana namun efektif yang membantu menjaga tingkat tekanan darah tetap terkendali.
Dalam diet ini sangat menyarankan buah kaya potasium seperti pisang, beri dan alpukat. Tapi jangan berlebihan dan makan sebelum jam 7 malam untuk hasil terbaik.
3. Gandum utuh
Biji-bijian utuh kaya akan serat makanan, yang sangat bagus untuk orang dengan kolesterol tinggi dan tingkat tekanan darah. Ini juga membantu mengelola kadar gula darah.
4. Susu rendah lemak
Kalsium adalah nutrisi lain yang dapat membantu meningkatkan tingkat tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah, menurut diet DASH.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin