Suara.com - Seorang perempuan bernama Jessica Elena belakangan menjadi viral, karena mengaku telah menjalani transplantasi hati dan jantung, dan masih menyimpan organ lamanya itu dalam sebuah kantong.
Menceritakan kisah tersebut di TikTok akun @jessica_elena69, perempuan tersebut seperti dilansir The Sun mengatakan pada usianya yang menginjak 18 tahun, ia menjalani pengangkatan hati dan jantung, dan menerima transplantasi dari pasien stroke.
Namun, hal yang aneh adalah dia masih menyimpan jantung dan hatinya di dalam kantong plastik sampai saat ini. Dalam sebuah video, Jessica memperlihatkan organ yang telah diangkat dari tubuhnya tersebut.
Bintang media sosial itu telah menerima jutaan suka dan dalam salah satu video terbarunya, dia menjelaskan mengapa dia memutuskan untuk mempertahankan organ tersebut.
Menanggapi salah satu pengguna yang bertanya kepada Jessica, yang sekarang berusia 21 tahun, ia pun mengatajan bagaimana dia bisa hidup tanpa jantung dam hatinya, dia berkata:, "Saya bukan zombie berjalan."
"Saya memiliki jantung di dalam diri saya dan berdetak dengan sangat baik dan saya menjalani transplantasi jantung dan hati tiga tahun lalu. Donor saya meninggal karena stroke dan jantung serta hatinya dimasukkan ke dalam tubuh saya dan jantung serta hati saya yang sakit jelas-jelas dikeluarkan," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa hatinya telah disumbangkan untuk ilmu pengetahuan di universitas, seperti jantungnya. Namun, dia mengatakan meski peneliti hanya mengambil sebagian kecil dua organnya itu, dia berasumsi dia tidak akan mendapatkan organnya kembali.
Namun tak lama kemudian, Jessica mendapat telepon dari tim transplantasinya, memberitahukan bahwa mereka telah dikirimi jantungnya. Mereka bertanya apakah dia ingin jantung itu kembali, atau apakah mereka bisa meletakkannya 'di tempat sampah'.
Dia berkata, "Dan saya seperti Anda tahu apa, saya menginginkannya. Rencana saya adalah menguburnya. Ketika saya siap untuk melepaskannya, saya akan menguburnya di tempat suci atau menguburnya bersama saya ketika saya mati."
Baca Juga: Viral Ibu Datangi Dangdutan dan Piting Leher Pemuda yang Ajak Anaknya Minum Miras, Warganet Salut
Jessica menjelaskan bahwa dia dilahirkan dengan setengah jantung - itulah sebabnya dia membutuhkan transplantasi. Sambil memegang jantungnya di dalam kantong palstik, dia mengatakan bahwa meskipun itu hanya setengah dari organnya, itu sudah sangat rusak.
Karena cara penyimpanannya, ukurannya tiga hingga empat kali lipat dari yang seharusnya.
National Health Service (NHS) mengatakan bahwa transplantasi jantung dapat dipertimbangkan jika Anda mengalami gagal jantung yang signifikan. Prosedur ini perlu dilakukan sesegera mungkin setelah jantung donor tersedia.
"Prosedur ini dilakukan dengan anestesi umum, di mana Anda tertidur. Saat dilakukan, mesin bypass jantung-paru akan digunakan untuk menjaga darah Anda tetap bersirkulasi dengan darah yang kaya oksigen," tulis keterangan NHS.
"Sayatan dibuat di tengah dada. Jantung Anda sendiri kemudian diangkat, dan jantung donor terhubung ke arteri dan vena utama. Jantung yang baru akan mulai berdetak normal," tutup penjelasan tentang transplantasi jantung tersebut.
Penasaran dengan video lengkapnya? Simak tautan TikTok berikut ini ya!
Tag
Berita Terkait
-
TikTok Perketat Keamanan Anak di Indonesia, Siap Patuhi PP Tunas 2026 dengan Teknologi AI Canggih
-
TikTok dan Roblox Minta Perpanjangan Waktu untuk Ikuti Ketentuan PP Tunas
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Viral Seleb TikTok Mat Peci Kasih THR Bak Beri Makan Ayam, Sampai Habis Rp50 Juta
-
7 Ide Konten TikTok Paling Seru untuk Lebaran 2026, Biar FYP dan Banyak Ditonton
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem