Suara.com - Kanker hingga kini masih menjadi salah satu penyakit yang berisiko merenggut nyawa seseorang. Hal ini terjadi karena kanker seringkali terlambat dideteksi.
Kanker ditandai dengan sel-sel jahat yang berkembang biak dengan cara yang tidak terkendali, akhirnya berkonglomerat menjadi tumor yang dapat terus menyerang jaringan tetangga.
Fitur yang terus berkembang inilah yang membuat kondisi ini sangat sulit untuk diobati, tetapi menyelidiki gejala yang mencurigakan lebih awal dapat membuat pemulihan yang sukses.
Bentuk penyakit yang paling ditakuti, kanker paru-paru, tidak menimbulkan gejala apa pun sampai menyebar, tetapi beberapa orang dengan kanker paru-paru dini memang memiliki gejala. Demikian seperti dilansir dari Times of India.
Salah satu gejala ini adalah rasa sakit yang konstan di tiga bagian wajah. Rasa sakit menimpa antara 20 dan 50 persen pasien kanker, menurut para peneliti.
Banyak pasien kanker menggambarkan rasa sakit yang konstan, sakit, dan terkadang tajam. Dalam beberapa kasus, itu bisa menjadi tanda pertama yang muncul. Rasa sakit biasanya terletak di telinga dan daerah temporal, dan kadang-kadang rahang.
Dalam beberapa laporan, pasien menggambarkan "serangan nyeri wajah yang melemahkan", yang muncul sebagai sakit kepala cluster. Ini mungkin memburuk ketika seseorang berbaring atau mengangkat kedua lengan.
Para peneliti mencatat bahwa rasa sakit bisa, pada kesempatan langka, menjadi gejala kanker paru-paru. Studi kasus tahun 2018 menggambarkan pengalaman satu orang yang mendatangi dokter kulit tentang pembengkakan di sekitar mata dan rasa bengkak di wajah dan tenggorokan. Tes diagnostik menunjukkan bahwa orang tersebut menderita kanker paru-paru sel kecil (SCLC).
Menurut peneliti, nyeri wajah pada kanker paru-paru dapat berkembang karena sekelompok gangguan yang terjadi ketika antibodi pelawan kanker secara keliru menyerang sel-sel normal di sistem saraf. Atau, tumor dapat memberikan tekanan terhadap vena cava - pembuluh yang menuju ke wajah. Ini tidak hanya dapat menyebabkan rasa sakit, tetapi juga dapat menyebabkan pembengkakan yang nyata.
Baca Juga: 4 Beda Tumor Payudara dan Kanker Payudara yang Wajib Dipahami
Nyeri wajah bisa menjadi gejala dari beberapa jenis kanker lainnya. Nyeri wajah terjadi pada sekitar 80 persen pasien kanker kepala dan leher.
Seiring berkembangnya kanker paru-paru, berbagai komplikasi dapat terjadi, selain nyeri wajah dan pembengkakan. Ini termasuk cairan di sekitar paru-paru, infeksi, pembekuan darah, kadar kalsium tinggi, masalah dengan sistem saraf seperti kompresi sumsum tulang belakang, penyumbatan di saluran udara atau pipa makanan, tumor di bagian lain dari tubuh, karena metastasis dan masalah kesehatan mental. . Jika Anda pergi ke dokter ketika Anda pertama kali melihat gejala, kanker Anda mungkin didiagnosis pada tahap awal, ketika pengobatan lebih mungkin efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa