Suara.com - Keluhan sesak nafas bisa timbul kapan saja, dan dialami oleh siapa saja. Tak heran jika pertolongan pertama sesak nafas jadi salah satu metode yang wajib dipahami masyarakat, sehingga resiko lebih fatal bisa dikurangi secara signifikan.
Untuk beberapa cara atau pertolongan pertama yang bisa dilakukan, bisa Anda simak pada poin-poin di bawah ini.
Pertolongan Pertama Sesak Nafas
1. Obat, Jika Memang Diperlukan
Beberapa sesak nafas dipicu karena kondisi medis yang memang memerlukan obat. Maka dari itu, pertolongan pertama sesak nafas yang bisa diberikan adalah konsumsi obat. Bisa berupa inhaler, obat minum, atau obat lain selama sesuai dengan resep dokter yang diberikan.
2. Manfaatkan Aliran Udara Sejuk
Sesak nafas juga bisa dibantu dengan paparan udara sejuk yang diberikan pada penderitanya. Misalnya saja, dengan menggunakan kipas angin ke area wajah, bisa memberikan suplai oksigen yang diperlukan penderita sesak nafas secara langsung. Hanya saja jangan setel kekuatan kipas angin terlalu tinggi ya.
3. Coba Berbaring
Coba posisi berbaring terlentang saat merasakan sesak nafas ketika tertidur. Sangga bagian kepala dengan bantal, agar posisi kepala lebih tinggi daripada jantung. Selipkan guling di bawah lutut, dan pastikan punggung dalam keadaan lurus. Letakkan tangan lurus di sisi badan.
Baca Juga: Ledakan Pabrik Kimia Sebabkan 6 Korban Mual Hingga Sesak Nafas
4. Merebahkan Kepala di Meja
Pertolongan pertama ini bisa dilakukan saat seorang mengalami sesak nafas di posisi duduk. Caranya cukup mudah, duduk di kursi dengan kedua kaki menapak di lantai dan posisi badan menghadap meja. Lipat kedua tangan di atas meja, lalu merebahkan kepala di lengan. Atur nafas lewat hidung secara perlahan hingga terasa lebih lega.
5. Duduk di Kursi
Cara ini terbilang sederhana, karena seorang bisa membantu melegakan sesak nafas dengan duduk di kursi. Duduk dengan posisi kedua kaki mantap menapak ke lantai, condongkan dada sedikit ke depan dan letakkan siku di kedua lutut. Pastikan otot leher dan bahu rileks, lalu atur nafas perlahan lewat hidung.
Cara lain yang bisa digunakan sebagai pertolongan pertama sesak nafas adalah bernafas dengan hidung dan mulut. Cara ini harus dilakukan dengan tepat, sehingga benar-benar bisa membawa kelegaan bagi penderita sesak nafas. Semoga bermanfaat, dan pastikan segera berkonsultasi dengan dokter terkait gangguan pernafasan ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak