Suara.com - Libur Festival Perahu Naga merupakan kalender liburan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat China, termasuk penduduk kota Beijing.
Namun pemerintah melaran warga untuk pergi ke luar kota, saat aturan lockdown alias penguncian sudah dicabut.
Semua warga diimbau menghabiskan waktu liburan di dalam kota saja dan seharusnya menghindari mendatangi tempat-tempat berisiko tinggi atau sedang. Tujuannya, menurunkan risiko penyebaran Covid-19.
Beijing memang sudah mencabut status penguncian wilayah (lockdown) sejak 29 Mei lalu setelah kasus harian mengalami penurunan signifikan. Beberapa hotel di pinggiran Ibu Kota, seperti Mentougou, Pinggu, Huairou, Miyun, dan Yanqing telah beroperasi kembali.
Demikian pula dengan transportasi publik, meskipun tidak semua karena pemulihan situasi dilakukan secara bertahap dan tes PCR massal masih digelar setiap hari.
Pada Selasa (31/5) di Beijing dilaporkan terdapat lima kasus baru sehingga jika dijumlahkan sejak gelombang terakhir yang terjadi pada 22 April sebanyak 1.757 kasus.
Distrik Chaoyang yang menjadi favorit warga asing di Beijing menyumbangkan kasus terbanyak selama gelombang terakhir ini, yakni dengann 424 kasus, disusul Distrik Fangshan yang merupakan kawasan pendidikan sebanyak 413 kasus.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara
-
Purbaya Ngotot Kejar Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak
-
Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin