Suara.com - Demi membangkitkan pariwisata, Korea Selatan mulai 8 Juni 2022 akan mencabut syarat karantina bagi pelancong dari luar negeri yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.
Meski begitu, syarat utama untuk melampirkan hasil tes Covid-19 PCR negatif masih tetap diberlakukan.
"Meskipun ada kewajiban karantina 8 hari untuk kedatangan asing yang tidak divaksin sampai sekarang, persyaratan tersebut akan dihilangkan mulai 8 Juni terlepas dari status vaksinasi mereka," kata Perdana Menteri Han Duck-soo dikutip dari ANTARA.
Ia juga mengatakan situasi COVID-19 di Korsel telah stabil. Han mengatakan setiap peraturan penerbangan yang diberlakukan di Bandara Internasional Incheon akan dicabut mulai 8 Juni untuk memastikan bahwa penerbangan dapat beroperasi tepat waktu.
Pasalnya, pembatasan penerbangan dan waktu operasi penerbangan saat ini telah menyebabkan ketidaknyamanan seperti kurangnya tiket dan kenaikan harga.
Update Covid-19 Global
Update Covid-19 global hari ini, Jumat (3/6/2022) menunjukan Portugal yang sedang alami lonjakan kasus karena sub varian Omicron, di saat negara lain sudah melonggarkan berbagai protokol kesehatan.
Data Worldometers, juga menunjukan infeksi baru masih bertambah 535 ribu kasus baru sehari, kematian bertambah 1.333 orang yang baru saja meninggal dunia. Kini total yang sudah terinfeksi 533 juta orang dan 6,3 juta di antaranya meninggal dunia.
Adapun jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 22,8 juta orang.
Baca Juga: Jangan Lupa! Berikut Tanggal Rilis 3 Film Remake dari Korea Selatan
Mengutip Channel News Asia, kini Portugal menempati urutan kedua infeksi harian tertinggi di dunia. Selama 7 hari terakhir tercatat, kasus baru mencapai 2.447 per harinya.
Padahal negara tetangganya, Spanyol hanya mencatatkan 449 kasus dan Inggris mencatat 70 kasus per hari.
Selain itu, saat ini Spanyol juga memiliki tingkat kematian tertinggi kelima dunia akibat Covid-19, dengan jumlah rawat inap meningkat, tetapi peningkatan ini masih lebih rendah dibanding puncak kasus sebelumnya.
Beruntung, lebih dari 90 persen penduduk Portugal sudah divaksinasi Covid-19 lengkap.
Berita Terkait
-
Usai Fokus Urus Anak, Jo Jung Suk Siap Perankan Pengedar Uang Palsu?
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Lelah Seharian? Ini 5 Pilihan Drama Korea Dunia Kerja dengan Kisah Menyentuh
-
5 Drama Korea Genre Misteri Tayang Februari 2026, Ada Bloody Flower
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini