Suara.com - Viral di TikTok seorang perempuan membagikan kisahnya terkena stroke di usia muda karena kebiasaan begadang. Di mana imbasnya, ia harus masuk ICU serta mengalami koma. Bagaimana kisahnya?
Lain lagi dengan Ruben Onsu. Presenter tersebut dilarikan ke rumah sakit dan harus dirawat di ICU karena mengalami darah rendah atau hipotensi akibat kelelahan. Apa saja komplikasi yang dapat menyertai penyakit tekanan darah rendah seperti yang dialami Ruben?
Simak berita selengkapnya di bawah ini!
1. Perempuan 20 Tahun Kena Stroke akibat Begadang, Ingat Lagi 5 Bahaya Kurang Tidur untuk Kesehatan
Viral di TikTok seorang perempuan membagikan kisahnya terkena stroke di usia muda karena kebiasaan begadang. Di mana imbasnya, ia harus masuk ICU serta mengalami koma.
"Guys dengerin, ini foto aku pas lagi ulang tahun dan di RS, posisi habis koma. Kenapa koma? Karena di pembuluh darah otakku itu ada perdarahan, jadi ada stroke," ujarnya, dikutip Suara.com atas izin yang bersangkutan, Senin (6/6/2022).
2. Ruben Onsu Dirawat di ICU Akibat Darah Rendah, Waspadai Berbagai Komplikasinya
Presenter Ruben Onsu dilarikan ke rumah sakit dan harus dirawat di ICU karena mengalami darah rendah atau hipotensi akibat kelelahan, sebagaimana diceritakan langsung istrinya, Sarwendah.
Baca Juga: Perempuan 20 Tahun Kena Stroke akibat Begadang, Ingat Lagi 5 Bahaya Kurang Tidur untuk Kesehatan
"Jadi Ayah (Ruben Onsu) masuk rumah sakit. Biasanya, kan, aku cek darah rutin 3 bulan sekali, ternyata darahnya ayah rendah jadi masuk rumah sakit," ungkap Sarwendah dikutip dari YouTube The Onsu yang diunggah Sabtu (4/6/2022).
3. Pertolongan Pertama Luka Bakar, Dokter Tirta: Jangan Kasih Pasta Gigi!
Banyak masyarakat yang masih menggunakan pasta gigi untuk luka bakar, yang dipastikan oleh Dokter Tirta Mandira Hudhi itu adalah hoaks atau tindakan keliru.
Dalam konten instagram pribadinya, ia menjelaskan langkah pertolongan pertama luka bakar yang tepat yaitu dengan lebih dulu membersihkan luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi