Suara.com - Terkadang kita mengalami cegukan setelah makan. Orang selalu menyarankan untuk minum air untuk meredakannya, tapi apakah benar ini efektif?
Cegukan sebenarnya adalah kejang yang tidak disengaja pada diafragma atau otot di bawah paru-paru. Ketika kejang, udara dengancepat tersedot ke paru-paru, menyebabkan pita suara menutup secara tiba-tiba.
Cegukan bisa akut (berlangsung kurang dari 48 jam) dan kronis (terjadi lebih dari 48 jam).
Seringnya kita mengalami cegukan akut yang disebabkan oleh minum soda, makan atau minum dengan cepat, makan berlebihan, makan makanan pedas, minum alkohol, hingga maag.
Dilansir Very Well Health, cegukan akut umumnya bisa sembuh sendiri. Namun, ada beberapa pengobatan rumahan yang bisa mempercepat prosesnya.
Pengobatan rumahan untuk cegukan
Pengobatan rumahan dapat meredakan cegukan dengan menghilangkan kejang diafragma, meningkatkan kadar karbondioksida, dan merasang saraf vagus serta frenikus.
Berikut beberapa cara mudah meredakan cegukan di rumah:
- Menahan napas selama lima hingga 10 detik
- Menggigit lemon
- Menelan satu sendok teh gula kering
- Menarik lidah
- Menekan bola mata
- Sambil duduk, tarik lutut ke dada dan tahan selama 30 hingga 60 detik
- Minum air melalui sedotan atau katup yang kaku
Jadi, minum air sebenarnya dapat mengatasi cegukan. Tetapi jika dilakukan melalui sedotan atau tempat minum dengan katup di bagian petutupnya.
Baca Juga: Jangan Panik, Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru