Suara.com - Sama seperti daftar acara TV dan rekomendasi film yang dipersonalisasi, masa depan pengobatan kanker dapat disesuaikan.
Para peneliti telah menciptakan alat baru untuk memprediksi bagaimana penyakit ini cenderung berperilaku berdasarkan sains di balik algoritme Netflix. Demikian seperti dilansir dari NY Post.
Layanan streaming melacak riwayat tontonan pengguna, yang kemudian dijalankan melalui kecerdasan buatan (AI) untuk menemukan pola seberapa sering acara tertentu ditonton dan apakah pemirsa memberi jempol ke atas atau ke bawah. AI menggunakan data ini untuk menghasilkan rekomendasi pribadi.
"Sama seperti Netflix dapat memprediksi acara mana yang akan Anda pilih untuk menonton pesta berikutnya, kami percaya bahwa kami akan dapat memprediksi bagaimana kemungkinan kanker Anda berperilaku, berdasarkan perubahan genom yang sebelumnya dialami," rekan penulis studi tersebut. Ludmil Alexandrov, dari UC San Diego, mengatakan.
AI medis akan mencari melalui data genetik di dalam sel, lebih khusus pada kromosom dan DNA, untuk "kesalahan" pada tumor — jadi di mana tepatnya, kanker mulai dan berhenti.
Dua puluh satu kesalahan umum telah diidentifikasi, yang dapat membantu dokter menentukan rencana perawatan kanker dengan lebih baik untuk mencerminkan karakteristik tumor dengan benar dengan mencari tahu seberapa agresif kanker dan di mana titik lemahnya. Tumor dengan kromosom yang hancur dan direformasi ditemukan memiliki peluang terburuk untuk bertahan hidup.
AI diuji pada hampir 10.000 pasien dengan lebih dari 33 jenis kanker. Hasilnya dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature.
Teknologi tersebut, di antara perangkat lunak SigProfilerExtractor, tersedia secara gratis untuk peneliti lain dengan harapan memperluas daftar "kesalahan" mereka dan semakin dekat untuk menciptakan "cetak biru kanker" yang dipersonalisasi.
Rekan penulis Nischalan Pillay mengatakan: “Untuk tetap selangkah lebih maju dari kanker, kita perlu mengantisipasi bagaimana ia beradaptasi dan berubah. Mutasi adalah pendorong utama kanker, tetapi banyak pemahaman kita terfokus pada perubahan gen individu pada kanker.”
Baca Juga: Terpopuler Kesehatan: Kutil Kelamin Picu Kanker Serviks, Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan
Dia menambahkan bahwa komunitas medis telah kehilangan gambaran yang lebih besar tentang “seberapa luas petak gen dapat disalin, dipindahkan atau dihapus tanpa konsekuensi bencana bagi tumor.
“Memahami bagaimana peristiwa ini muncul akan membantu kita mendapatkan kembali keunggulan dibandingkan kanker.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit