Suara.com - Berbagai cara bisa digunakan untuk menangani demam berdarah, namun akan lebih baik jika Anda juga mengetahui cara mencegah demam berdarah sebelum terjadi. Cara ini sederhana, dan bisa mengurangi risiko demam berdarah secara signifikan.
Musim yang tidak menentu seperti sekarang membuat pertumbuhan nyamuk pembawa virus demam berdarah meningkat pesat. Selain bersiap dengan menerapkan pola hidup sehat, ada baiknya juga melakukan beberapa langkah pencegahan sederhana untuk mengurangi risiko virus ini.
Beberapa cara mencegah demam berdarah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.
1. Menerapkan 3M
Menguras, menutup, dan mendaur ulang berbagai wadah yang bisa menjadi tempat air menggenang dalam waktu lama dan digunakan nyamuk untuk berkembang biak. Cara ini merupakan cara paling klasik, namun terbukti efektif untuk mengurangi perkembangan jumlah nyamuk Aedes Aegypti.
Dengan langkah sederhana ini, genangan air yang disukai nyamuk akan dapat diminimalisir jumlahnya, sehingga nyamuk sulit berkembang biak. Tutup tampungan air dan sumur untuk memaksimalkan upaya ini.
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Pada dasarnya, virus demam berdarah akan sulit menginfeksi tubuh yang memiliki daya tahan tinggi. Untuk itu salah satu cara mencegah demam berdarah adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh, dengan konsumsi makanan sehat dan bernutrisi.
Makanan dengan kandungan vitamin C misalnya bisa jadi opsi tepat untuk membantu meningkatkan kondisi daya tahan. Dibarengi dengan olahraga dan pola hidup sehat, upaya ini akan semakin optimal.
Baca Juga: Alert! Kasus DBD Meningkat Sepanjang 2022, 432 Orang Meninggal
3. Memasang Kelambu
Terdengar agak kuno, tapi memasang kelambu bisa membantu Anda terhindar dari serangan nyamuk saat beraktivitas. Pasang kelambu di jendela kamar atau rumah, serta di tempat tidur. Meski merupakan cara yang sudah digunakan sejak lama, hal ini terbukti cukup efektif.
Gunakan juga obat pembasmi nyamuk, baik semprot, atau bakar, atau elektrik untuk memaksimalkan upaya pencegahannya.
4. Vaksin Dengue
Untuk vaksin ini sendiri bisa diberikan atas rekomendasi dokter. Vaksin ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus DBD, sehingga risiko terjangkitnya semakin kecil. Pastikan sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi ini.
Itu tadi beberapa cara mencegah demam berdarah yang bisa diaplikasikan dengan mudah. Tips ini sendiri mengacu pada laman resmi penanggulangankrisis.kemkes.go.id. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan