Suara.com - TikTok penuh dengan konten tips-tips perawatan kulit yang dipercaya dapat membuat kulit mulus dan sehat. Platform ini menampilkan tehnik dan produk kecantikan yang mereka percayai.
Namun, dokter kulit bersertifikat asal New York, Hadley King, yang berspesilisasi dalam dermatologi medis dan kecantikan, mengatakan bahwa tidak semua yang ada di dalam media sosial tersebut benar.
"Ada banyak dokter kulit bersertifikat yang menyediakan unggahan edukasi yang bagus di TikTok, jadi banyak informasi bagus, tetapi ada juga informasi yang salah," kata King, dilansir New York Post.
King mengingatkan untuk mempertimbangkan sumber dan kualifikasinya. Bila memutuskan untuk menggunakannya, minta saran kepada dokter kulit profesional.
Berikut beberapa tips yang beredar di TikTok, yang tidak disarankan King untuk diikuti.
1. Mengobati jerawat dengan aspirin tumbuk
Tips ini berupa menumbuk aspirin dan mencampurnya dengan air agar memebntuk pasta, kemudian mengoleskannya ke jerawat.
Namun, King mengatakan ini rumit.
"Aspirin adalah obat anti-infalasi nonsteroid dan mungkin memiliki sifat anti peradangan bila dioleskan," kata King.
Tetapi, bahan kimia dalam aspirin yang terurai menjadi asam asetat dan asam salisilat.
"(Asam salisilat) dapat memperbaiki jerawat atau pori-pori tersumbat, tetapi (asam asetat) dapat menyebabkan iritasi," sambung King.
2. Masker mata dengan kunyit
TikTok dipenuhi dengan resep DIY untuk menghilangkan kantong mata, termasuk melibatkan bumbu dapur sederhana.
Ramuan ini berupa kunyit yang dicampur madu, diklaim menyamarkan kantong mata dan membuatnya lebih cerah.
"Kunyit mengandung kurkumin, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-oksidan, tetapi menggunakannya secara topikal dapat menimbulkan masalah karena rona kuningnya yang kuat dapat menodai kulit," imbuh King.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru