Suara.com - Sharon Evans (39) asal Carolina Utara baru mengetahui bahwa dirinya mengidap kondisi langka setelah kulitnya tterbentur pinggiran tangga ketika kabur dari kejaran sigung pada November tahun lalu.
Ibu enam anak ini menderita pyoderma gangrenosum, sebuah kondisi langka yang menyebabkan luka besar menyakitkan (ulkus) berkembang di kulit. Paling sering kondisi ini terjadi di kaki.
Penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, lapor New York Post.
Akibatnya, Evans terpaksa hidup dalam kondisi yang tidak menguntungkan karena luka sekecil apa pun akan berubah menjadi borok di kakinya.
"Aku baik-baik saja sampai sebulan kemudian, ketika keropeng kakiku mulai terbuka," kenang Evans.
Setelah itu, lukanya terlihat membusuk dan berisi nanah, layaknya luka pada 'zombie'.
Awalnya ia berharap luka tersebut akan sembuh, tetapi seiring waktu justru semakin melebar ke seluruh kakinya. Kondisi itu membuat Evans tidak bisa bangun dari tempat tidur selama sebulan.
Lalu, beberapa bulan kemudian, kakinya terbentur pintu mobil, menyebabkan dua bisul muncul seperti hydra epidermis. Hingga akhirnya luka tersebut kembali terbuka.
Evans bingung dengan kondisinya. Sebab, ia sering luka sebelumnya tetapi tidak pernah berikutnya.
Setelahnya, Evans memeriksakan dirinya ke dokter dan diberi antibiotik. Namun, setelah pengobatannya gagal menyembuhkan kondisinya, pasien dipindahkan ke ruang gawat darurat.
Ia pun didiagnosis selulitis, atau infeksi bakteri di kulit dan jaringan di bawahnya. Kondisi ini menyebabkan kulit kemerahan, bengkak, dan melepuh.
Dokter akhirnya melakukan biopsi dan mencari tahu penyebab kondisi kulitnya.
Sejak saat itu, Evans selalu berhati-hati ketika berjalan sehingga ia tidak akan terluka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin