6. Melatih Kelincahan
Tenis membutuhkan gerakan lincah untuk mengejar bola yang dipukul oleh lawan. Dengan begitu, ketika melakukan tenis seseorang harus bergerak cepat untuk memukul bola kembali ke arah lawan.
Selain itu, pukulan yang dibuat juga tidak secara garis lurus saja. Beberapa pukulan biasanya dibuat menyamping sehingga orang tersebut harus bisa mengejarnya. Strategi ini yang membantu melatih kelincahan seseorang sehingga menjadi lebih lincah.
7. Meningkatkan Kontrol Motorik
Kontrol motorik adalah kesadaran dan kemampuan untuk menstabilkan satu bagian tubuh saat bagian tubuh lainnya bergerak. Ketika melakukan tennis, seseorang harus bisa menggerakan bagian tubuhnya antara kaki dan lengan.
Selain itu, posisi tubuh juga dikontrol agar pukulan yang dibuat efisien. Oleh karena itu, tenis sangat membantu meningkatkan kontrol motorik agar gerakan yang dibuat bisa optimal dan stabil.
8. Meningkatkan Paparan Vitamin D
Bermain tenis biasanya berada di luar ruangan sehingga mendapatkan paparan sinar matahari kepada kulit. Sinar matahari sendiri mengandung vitamin D yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, vitamin D juga baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker. Namun, ketika melakukan tenis di luar ruangan, usahakan untuk menggunakan tabir surya agar kulit terlindungi dari sinar UV yang berbahaya.
9. Meningkatkan Interaksi Sosial
Saat melakukan tenis, akan adanya interaksi dengan rekan satu tim atau lawan. Interaksi tersebut sendiri rupanya baik untuk meningkatkan kesehatan mental seseorang.
Studi menunjukkan bahwa kontak sosial tatap muka mengurangi risiko depresi, terutama di kalangan orang dewasa yang lebih tua.
Selain itu, penelitian menemukan, seseorang yang interaksi terbatas dengan orang lain dapat berisiko meningkatkan tekanan darah tinggi, kanker, risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih besar, dan risiko kesehatan lainnya.
Baca Juga: Nagita Slavina Pakai Daster Rp600 Ribuan, Warganet: Mending Beli di Pasar Beringharjo
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien